7 Jajanan Tradisional Khas Solo, Buat Oleh-Oleh, Nih!

putri   11 Agustus 2019 Selera Nusantara

Semua serba tradisional, foto:makanabis/mewalik

Main-main ke Kota Solo, kurang afdol kalau enggak icip-icip kuliner khasnya. Masih terlalu kenyang untuk makanan berat, tapi ingin wisata kuliner? Kamu bisa berburu jajanan yang bisa memuaskan keinginan kulineran tanpa kekenyangan berat. Kota Solo punya banyak jajanan tradisional yang bisa kamu cobain!


Rasanya gurih, namun ada juga yang manis, foto:makanabis/istw

Intip

Ini adalah jajanan khas kota Solo. Bisa juga disebut sebagai jajanan kerak nasi. Terbuat dari nasi yang menempel pada penanak yang kemudian dikeringkan dan digoreng. Rasanya gurih, namun ada juga yang manis. Bentuknya ada yang seperti kerupuk, ada juga yang berbentuk lingkaran dengan bagian tengahnya yang agak sedikit ke dalam seperti bentuk mangkok.


Teksturnya crunchy ketika digigit, foto:makanabis/fimela

Ampyang

Bahan makanan pada jajan ini terbuat dari kacang tanah yang disiram gula jawa dan dikeringkan. Teksturnya crunchy ketika digigit. Rasanya juga manis karena gula jawanya. Penamaan ampyang ini juga terinspirasi dari masyarakat yang memiliki penamaan tertentu untuk jalanan yang tidak rata. Hal ini sama seperti bentuk ampyang yang terkesan berantakan dan tidak rata. 


Brem Solo beda dengan brem Madiun, foto:makanabis/makananoleholeh

3. Brem solo

Kamu tahu kan, jika ada dua jenis brem? Brem solo memiliki bentuk bundar, berbeda dengan brem Madiun yang berbentuk persegi panjang. Rasanya manis dan langsung lumer di lidah ketika digigit. Teksturnya tidak sepekat brem madiun. Warnanya juga lebih putih dibandingkan brem madiun yang kekuningan. Rasanya nyes nyes di mulut. Jajanan favorit siapa, nih?


foto:makanabis/istw

Carang Gesing

Jajanan ini menggunakan bahan dasar serba pisang. Bahan pembuatannya adalah telur, santan, garam dan gula yang dikocok, kemudian dicampurkan dengan potongan buah pisang dan nangka. Kemudian adonan ini dibungkus dengan daun pisang. Sekilas mungkin mengingatkanmu pada jajan tradisional nagasari. Penamaan jajanan ini berbeda-beda di setiap tempatnya, seperti sebutan Pistuban di Kota Semarang.


Jajanan serabi memang khasnya dari Kota Solo, foto:makanabis/istw

Serabi Solo

Kalau yang ini kalian pasti tahu, dong. Jajanan serabi memang khasnya dari Kota Solo. Terbuat dari tepung beras yang dicampur dengan santan, kemudian dituangkan ke atas wadah dan digoreng diatas arang. Bagian tengahnya akan berwarna putih sedangkan bagian pinggirnya akan kecokelatan. Biasanya diberikan potongan nangka di tengah-tengahnya. Rasanya gurih!


Sudah ada sejak zaman kerajaan, foto:makanabis/kompas

Lenjongan

Pengen makan jajanan manis? Kamu bisa coba lenjongan. Para penjual jajanan ini biasanya berada di sekitaran pasar. Terdiri dari tiwul, ketan ireng, ketan putih, gethuk, sawut, cenil, dan juga klepon. Kemudian disiramkan dengan gula merah cair dan diberikan taburan kelapa parut. 


Makanan selingan ketupaat, foto:makanabis/tribunews

Cabuk Rambak

Apakah kelihatannya seperti makanan berat? Akan tetapi di Solo, makanan ini dianggap sebagai camilan atau makanan selingan. Isinya berupa ketupat nasi yang diiris, disiramkan saus wijen yang dicampur dengan kemiri dan kelapa parut yang sudah disangrai. Sebagai pelengkap, akan diberikan potongan karaka tau kerupuk yang terbuat dari nasi kering dan bleng. Wadahnya menggunakan daun pisang yang dibuat seperti pincuk. Kini, termasuk makanan langka di kota solo!

Banyak juga, ya? Apakah kamu tertarik mencoba salah satunya?

Penulis: Putri aisya pahlawani


Artikel Terkait