Meeber Hadir di Food & Hotel Indonesia (FHI) 2019

admin   26 Juli 2019 Event

Pertumbuhan industri kuliner dan perhotelan Tanah Air kian pesat. Para pelaku bisnis di sektor tersebut dipertemukan dalam Food & Hotel Indonesia (FHI) 2019. Digelar di JIEXPO Kemayoran, Jakarta pada 24—27 Juli 2019 sekitar 1.300 produsen produk kuliner dan pelaku bisnis perhotelan dipertemukan.

Pameran tersebut juga menampilkan sejumlah peralatan dan teknologi penunjang industri kuliner dan perhotelan yang dibarengi oleh sejumlah sesi pertukaran pengetahuan antarpelaku industry ini.

Menurut, Astied Julias, Event Director FHI 2019, berdasarkan data Kementerian Pariwisata, sektor kuliner Indonesia merupakan salah satu sektor dengan kinerja tertinggi. Sektor tersebut berkontribusi terhadap output ekonomi kreatif hingga 42%. “Platform pameran ini sangat lengkap dalam  menghubungkan antara peserta dan pengunjung pameran. Dimana peluang bisnis  dan investasi disektor ini memang sangat menjanjikan. Pameran ini dilengkapi oleh sesi business martching agar para pelaku sektor ini bisa saling terhubung untuk melanjutkan bisnisnya,” ujar Astied Julias.

PT Meeber Teknologi Indonesia, turut serta berpartisipasi pada ajang FHI di stan no. 5208 – Hall B3.  Pelopor aplikasi digital resto di Indonesia ini memperkenalkan Meeberlite dan Meeberian sebagai sebuah terobosan layanan aplikasi berbasis mobile dengan konsep restoran digital pertama di Indonesia. Dengan layanan aplikasi ini,  pelaku bisnis dapat memaksimalkan bisnis F&B mereka.



Rudy Hartawan, CEO Meeber Teknologi Indonesia.

"Bisnis kuliner tumbuh luar biasa. Tetapi ada kerumitan dalam pengelolaannya. Dan karena itulah kami membuat terobosan, yaitu sistem digital yang mengintegrasikan pemilik usaha dengan pelanggannya. Sistem ini sangat menguntungkan pebisnis dan menciptakan interaksi dan kenyamanan pelanggan," jelas Chief Executive Officer Meeber Teknologi Indonesia, Rudy Hartawan.

Lebih lanjut Rudy menjelaskan jika Meeberlite dan Meeberian adalah jawaban cerdas dalam menghadapi tantangan bisnis F&B di masa depan. Sebab kedepannya bisnis kuliner dan turunannya menuntut digitalisasi operasional. “MeeberLite dan Meeberian  fokus pada layanan dine-in, mengingat 85% transaksi F&B berasal dari layanan tersebut. Dan biaya sumber daya manusia, bisa ditekan lebih dari 30%. Fakta dan data ini tak bisa diabaikan begitu saja, jika ingin merasakan ‘gurihnya’ bisnis kuliner,” imbuhnya.


Booth meeber yang selalu dipadati pengunjung

MeeberLite dan Meeberian keduanya untuk memberikan nilai tambah pada layanan order, payment, support systemdan customer engagement. Aplikasi MeeberLite, memudahkan merchant dalam memberikan pelayanan di restoran mulai dari layanan penerimaan pesanan pelanggan dan pembayaran secara digital, mempromosikan program diskon atau promosi untuk pelanggan yang dapat diatur sendiri, menyediakan sistem support yang canggih sampai dengan analisa wawasan pelanggan dan sistem kontrol feedback.

Sementara Meeberian memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi pelanggan untuk memesan makanan dan minuman, melakukan pembayaran, memberikan ulasan, hingga mendapatkan informasi promosi secara langsung dalam satu aplikasi.


.

Pameran ini ditargetkan akan dikunjungi oleh 30.000 pengunjung yang berasal dari 41 negara di seluruh dunia. Dan untuk menyemarakkan event tersebut Meeberian memberikan free dessert sebagai bentuk apresiasi pada pengunjung yang mendownload  dan experience aplikasi Meeberian.wisnu

 


Artikel Terkait