Mencicipi Sate Susu Khas Bali

admin   15 Juli 2019 Selera Nusantara

foto: ist.

Sebagai salah satu tujuh keajaiban dunia, Bali dikenal oleh kebanyakan orang dengan keindahan alamnya, mulai dari pegunungan hingga lautan yang begitu indah. Namun dibalik itu semua ada keunikan lain, yakni keunikan kuliner yang tidak ada didaerah lainnya di Indonesia.

Tidak hanya orang Bali asli yang tinggal di sana ternyata ada satu kampung di Bali yang dihuni dan dipadati oleh mayoritas suku Jawa yang dikenal dengan sebutan kampung Jawa.  Kampung Jawa merupakan sebutan kampung di sekitar Masjid Baiturrahmah Denpasar. Disebut demikian karena mayoritas adalah pendatang dari Pulau Jawa. Mayoritas warganya beragama Islam.

Bagi orang Bali, terutama umat Hindu, orang Islam biasa dipanggil Nyama Slam, saudara yang beragama Islam. Ketika bulan ramadhan warga kampung Jawa banyak yang menjual sate yaitu sate susu sapi dan kambing bakar. Dengan tekstur daging yang kenyal dan lezat, aroma sate susu benar-benar  menggugah selera.


.

Khas Kampung Jawa

Sate susu merupakan sebutan untuk kuliner khas Kampung Jawa. Sate ini berbahan baku puting susu sapi yang dibumbui agak pedas, dipotong kotak-kotak dengan lebar sekitar 2 sentimeter, tetapi relatif tipis. Ditusuk pada bilah bambu kecil dan diolesi bumbu, tusukan putting susu sampi ini tinggal bakar dan sate siap disantap.

Satu tusuk sate biasanya ada tiga atau empat kotak potongan puting susu. Ketika mengunyah sate susu, rasanya seperti mengunyah potongan sate babat. Sate susu teksturnya mirip sate daging dengan warnanya yang putih kemerahan.Cita rasa dan aromanya pun memiliki khas, sepintas mirip seperti keju.


.

Terbatas

Sate susu ini menjadi menu andalan buka puasa warga Kampung Jawa, ketika Ramadan banyak penjualnya di pasar takjil di gang samping Masjid Baiturrahmah, gerbang masuk kampung. Per tusuknya dijual dengan harga Rp 2.500 atau Rp 3.000.

Jadi, saat Anda sedang berada di Bali dan bertepatan dengan Ramadhan, maka tidak ada salahnya Anda ke Kampung Jawa dan menikmati kuliner unik ini. Selain karena nikmat, Sate susu ini dipercaya dapat meningkatkan daya tahan tubuh selama bulan puasa. Sayangnya, sate susu ini cepat sekali habis. Selain karena peminatnya banyak, bahan bakunya juga terbilang sulit didapat. Paskalis Andrew


Artikel Terkait