Minyak Wijen, Minyak Suci Penyedap Masakan

admin   03 Juli 2019 Ragam

Minyak wijen adalah proses minyak nabati yang berasal dari ekstraksi biji wijen. Dalam khasanah  kuliner \mMinyak wijen terdiri dari dua jenis, minyak dari biji wijen yang telah disangrai dan minyak dari biji wijen mentah. Di India Selatan dan Myanmar, minyak wijen dari dari biji wijen mentah dipakai sebagai minyak goreng. Minyak wijen juga di pakai sebagai penyedap dalam masakan KoreaCina, dan Indonesia. Bahkan sebagian besar masakan Korea memakai minyak wijen.


Berbeda dengan di India, di Cina, Korea, dan Jepang, biji wijen disangrai lebih dulu sebelum diperas menjadi minyak. Hasilnya adalah minyak berwarna cokelat keemasan dan berbau harum. Minyak wijen dari India berwarna kuning keemasan. Minyak wijen berwarna bening didapat dari hasil ekstraksi biji wijen mentah dan aromanya kurang harum. Suhu sewaktu mematangkan biji wijen memengaruhi minyak yang dihasilkan. Minyak wijen untuk masakan Cina berwarna lebih gelap karena biji wijen disangrai dengan suhu di atas 200?. Minyak wijen mengandung vitamin Evitamin Avitamin Bkalsium, dan magnesium


Di India, minyak wijen dipakai sebagai minyak pijat dalam cara pengobatan Ayurveda. Wijen termasuk salah satu tanaman yang pertama kali diambil bijinya untuk dijadikan minyak dan penyedap makanan. Dalam bahasa Tamilennai berarti minyak. Kata ennai  berarti wijen dan lemak.

Sejak sebelum 600 SM, orang Assyria sudah memanfaatkan minyak wijen sebagai bahan makanan, obat, dan obat gosok terutama oleh kalangan ningrat kerajaan. Konon pada masa itu minyak wijen sulit didapat sehingga harganya mahal. Orang Hindu memakainya sebagai minyak lampu, dan memperlakukannya sebagai minyak suci. Menurut kepercayaan Hindu, menyalakan lentera berisi minyak wijen di depan Hanoman dipercaya dapat menghilangkan kesulitan dalam hidup.


Dalam bahasa Tamil, minyak wijen disebut "nalla ennai"yang secara harfiah berarti "minyak bagus". Dalam bahasa Telugu, minyak wijen disebut nuvvula noone" (nuvvulu berarti wijen dan noone berarti minyak masak) atau manchi noone (manchi berarti bagus dan noone berarti minyak masak). Dalam bahasa Kannada, minyak wijen disebut "yellenne" ("yellu" berarti wijen).wisnu


Artikel Terkait