Nih, Perbedaan Sumpit China, Korea, dan Jepang!

andrew   05 Agustus 2019 Ragam

.

Saat anda sedang makan di restoran China, Korea, ataupunJepang, tak jarang anda akan menemui sumpit sebagai   alat makan yang tersedia di meja. Sekilas bentuk sumpit tersebut memang terlihat sama. Tapi   ternyata ada perbedaan jenis sumpit di ketiga negara Asia tersebut.


.

Sumpit China (Kuazi)

Sumpit China memiliki ukuran yang lebih panjang dan tebal dari pada sumpit dari Jepang atau Korea. Serta ada juga yang memiliki bentuk bulat namun bentuknya cenderung lebar dan ujung sumpit yang tumpul. Sumpit yang lebih panjang ini digunakan untuk mempermudah mengambil makanan yang dihidangkan ditengah meja untuk dinikmati bersama. Mayoritas pembuatan sumpit China berbahan dasar dari bambu, namun belakangan sumpit berbahan melamin menjadi populer karena lebih mudah dibersihkan dan dapat digunakan kembali. Selain menggunakan melamin, di China sumpit juga sering dibuat dari tulang, kayu, bahkan jamrud.

Di China sendiri, sumpit dengan bahan tertentu dikhususkan untuk makanan tertentu pula. Contohnya sumpit bambu digunakan untuk makanan panas berkuah. Sumpit memang di buat dengan sedemikian rupa agar bisa mengambil makanan yang berbentuk bulat dan kecil agar tidak mudah tergelincir seperti nasi atau kacang-kacangan.


.

Sumpit Korea (Jeotgarak)

Sumpit Korea ini dikenal memiliki ciri khas yang terbuatdari logam. Untuk yang tidak terbiasa menggunakan sumpit Korea ini, bisa menjadi tantangan tersendiri karena cenderung licin. Orang Korea sendiri biasanya menggunakan dua alat makan, yaitu sendok bulat dari logam dan sumpit, pasangan ini disebut dengan sujeo.

Sendok bulat dari logam digunakan untuk mengambil nasi dan sup. Pada masa kerajaan, kalangan bangsawan akan memakai sumpit yang berbahan dasaremas, perak, dan kuningan. Keluarga kerajaan biasanya menggunakan sumpit perak untuk mendeteksi ada atau tidaknya racun arsenik dimakanan mereka. Saat mendeteksi racun, sendok perak akan berubah warna jika bersenyawa dengan arsenic. 


.

Sumpit Jepang (Hashi/Otemoto)

Sumpit Jepang  memiliki bentuk yang lebih pendek dari pada milik Korea dan China. Hal ini karena   orang Jepang terbiasa makan dengan jarak yang begitu dekat dengan mangkuk. Selain itu dalam tatanan meja, Hashi ditaruh secara horizontal dari sisi pengguna yang biasanya dalam tata meja China, sumpit ditaruh disisi sebelah kanan dengan posisi vertical dari sisi pengguna. Perbedaan ini terjadi karena dalam kuliner China, masyarakat disana kebanyakan berbagi makanan ditengah. Sedangkan di Jepang makanan disajikan dalam kotak bento atau sudah tertata di piring-piring kecil secara individu.

Sumpit Jepang memiliki ujung sumpit yang cenderung meruncing dan bulat yang dipercaya lebih memperkuat pegangan dan mudah dalam mengontrol sumpit. Serta karena orang Jepang gemar makan ikan, ujung sumpit yang lancip ini akan memudahkan saat mengambil tulang ikan. Paskalis Andrew


Artikel Terkait