Kembali ke Article

10 Nama Lain Bakwan Se Nusantara

21 Oct 2019 Selera Nusantara
10 Nama Lain Bakwan Se Nusantara
21 Oct/2019

Orang Indonesia tidak akan bisa jauh dan lepas dari gorengan. Dan gorengan yang paling digemari di Indonesia adalah gorengan berisi sayuran dan tepung berbumbu alias bakwan. Bakwan adalah gorengan terfavorit yang selalu setia menemani warga Indonesia dimanapun mereka berada.

Dan ternyata tiap-tiap daerah di Nusantara memiliki namanya masing-masing untuk menyebut bakwan. Meski namanya berbeda-beda namun esensi bakwan adalah gorengan yang berisi sayur. Makanabis berhasil merangkum adalah 10 nama untuk menyebut bakwan dari berbagai daerah di Nusantara. Apa saja nama mereka?

Bakwan

Orang Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Jogja bahkan Menado menyebutnya sebagai bakwan. Orang Lampung juga menyebut bakwan, namun mereka memakannya dengan mengunakan saos cuka mirip makan pempek Palembang.

Weci atau Heci

Orang Malang dan sekitarnya menyebut bakwan   sebagai weci. Beberapa daerah disekitar Malang ada juga yang menyebutnya  heci.  Beberapa kota yang punya julukan serupa antara lain Lumajang dan Madiun.

Kandoang

Beda lagi dengan masyarakat Kendari Sulawesi Tenggara, menyebut gorengan isi sayur dengan nama Kandoang. Memang tidak terlalu terkenal nama ini. Tapi orang Kendari sangat mengemari gorengan isi sayuran ini, hingga tiap sore, mereka tiada bosan menyantap peganan ini.

Makao atau macau

Beda lagi dengan Manado, Sulawesi Utara dan Kupang, Nusa Tenggara Timur. Masyarakat  biasa menyebut bakwan sebagai makao atau macau, mirip seperti nama negara Macau.

Pia-pia

Nama ini sangat berbeda dengan   pia yang banyak dijual di Yogyakarta, ya. Pia-pia adalah julukan bakwan sayur di daerah Blora dan Pati, Jawa Tengah. Namun, sebagian orang di Ponorogo, Jawa Timur ternyata juga menyebutnya pia-pia.

Badak

Hanya beberapa kilomener dari Pati, orang sudah memiliki nama berbeda untuk bakwan. Orang Semarang dan Pekalongan menyebut  bakwan sayur goreng di sebagai badak. Ngeri juga karena tiap sore orang Semarang dan Pekalongan makan hewan yang dilindungi.

Ote-ote

Banyak kota di Jawa Timur menyebut bakwan sebagai ote-ote. Di antaranya Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Blitar, Mojokerto, dan beberapa daerah lain di Jawa Timur. Uniknya nama ote-ote ini juga memiliki arti lain yakni bertelanjang dada. 

Bala-bala

Dalam bahasa Sunda, "bala" artinya "berantakan" alias tidak teratur. Sepertinya memnag mencerminkan bentuk bakwan sayur yang tidak bisa seratus persen bulat atau halus permukaannya. Jadi, di Bandung, bakwan disebut dengan bala-bala.

Hongkong

Ini bukan nama daerah kolono Inggris yang sudah dikembalikan ke RRC beberapa waktu yang lalu. Hongkong, demikian orang Banyuwangi menyebut bakwan. Jajanan ini sangat digemari, bahkan peganan ini seperti menu wajib pada warung-warung makan dan kopi yang bertebaran seantero Banyuwangi.

Bikang doang

Meski namanya mirip, "bikang doang" gak ada hubungannya dengan bikang ambon. Ini adalah julukan untuk bakwan di Makassar, Sulawesi Selatan.Terlepas dari nama dan penyebutannya yang berbeda, gorengan satu ini tetap banyak digemari. Kalau daerah kamu namanya apa? Sudah gak zaman makan diresto pake antri, Pre Oderkan menu pilihanmu, dapatkan diskon hingga 70%, penasaran? cari tahu di meeberian. Paskalis Andrew

Article Lainnya


Kreasi Ayam Taliwang Khas Lombok

Kreasi Ayam Taliwang Khas Lombok

Pulau Lombok punya kuliner khas yakni Ayam Taliwang. Kuliner ini berasal dari dari Kampung K...

7 Cara Memilih Durian Daging Tebal dan Legit Manis

7 Cara Memilih Durian Daging Tebal dan Legit Manis

Untuk durian ukurannya besar, bukan jaminan daging buahnya juga tebal. Begitu juga den...

6 Kuliner Khas Medan Wajib Coba

6 Kuliner Khas Medan Wajib Coba

Medan adalah kota multikultural, namun sebagian besar berasal dari suku Batak. Meski b...

Budaya Kuliner Majapahit di Ayam Betutu

Budaya Kuliner Majapahit di Ayam Betutu

Aneka kuliner Bali sudah sangat kondang. Tak hanya di dalam negeri, banyak wisatawan yang ju...

JELAJAH