Kembali ke Article

7 Jenis Kacang, Konsumsi Sehat

25 Sep 2020 Healthy Food Khasiat
7 Jenis Kacang, Konsumsi Sehat  foto ; latch
25 Sep/2020

Bagi mereka yang sedang diet, cobalah untuk mengonsumsi berbagai jenis kacang-kacangan. Pasalnya, golongan kacang-kacangan mengandung nutrisi lengkap yang baik untuk tubuh seperti serat, karbohidrat kompleks, antioksidan, protein, berbagai vitamin dan mineral. Itulah alasannya hanya dengan makan kacang-kacangan saja bisa membuat kita lebih sehat dan kenyang lebih lama. Memangnya, apa saja jenis kacang-kacangan yang aman dan sehat untuk dimakan? Simak ramuan informasi makanabis berikut ini: 

foto : hipcooks
foto : hipcooks

Kacang Arab

 

Kacang arab, atau  kacang garbanzo  mengandung serat dan protein tinggi. Para ahli gizi mengungkapkan,  makan kacang arab dapat memberikan manfaat yang serupa dengan makan daging merah. Manfaat makan kacang arab di antaranya dapat membantu mengendalikan berat badan dan gula darah serta mengurangi risiko penyakit jantung dan kanker. Ini karena kacang arab terbukti dapat membantu mengurangi kadar kolesterol total dan kolesterol jahat (LDL) yang merupakan faktor risiko penyakit jantung. 

 

foto : downshiftology
foto : downshiftology

Lentil

 

Kacang lentil sangat familiar dikalangan  vegetarian. Kacang lentil bisa menjadi sumber protein yang baik, biasanya dikonsumsi dalam sajian sup hangat. Kandungan gizi pada lentil dapat membantu menurunkan kadar gula darah. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kacang lentil dapat membantu meningkatkan fungsi usus dan memperlambat pencernaan.

 

foto : oldfarmeralamanc
foto : oldfarmeralamanc

Kacang Polong

 

Kacang polong juga menjadi sumber serat dan protein yang baik untuk tubuh. Studi yang dilakukan pada 23 orang yang kelebihan berat badan dan memiliki kolesterol tinggi menemukan bahwa orang yang makan 50 gram tepung kacang polong setiap hari selama 28 hari mengalami penurunan resistensi insulin dan lemak perut, dibandingkan dengan penggunaan tepung terigu. Yang tak kalah penting,  serat dari kacang polong juga menjadi sumber makanan untuk bakteri baik  dalam usus. Ketika bakteri di usus dalam kondisi sehat, maka buang air besar menjadi lebih lancar sehingga mencegah kemungkinan kanker usus.

 

foto : thespruceeat
foto : thespruceeat

Kacang Merah

 

Kacang merah paling sering dikonsumsi bersama  nasi, diolah menjadi sup kacang merah, atau sebagai pendamping lauk pauk lainnya. Kacang merah adalah jenis kacang  yang kaya serat yang dapat membantu mengurangi kadar gula darah. Sebuah penelitian pada   17 pengidap  diabetes tipe 2 membuktikan, penambahan  kacang merah pada sepiring nasi dapat membantu menurunkan lonjakan gula darah setelah makan, dibandingkan penderita yang sama yang hanya makan nasi. 

 

foto : thespruceeat
foto : thespruceeat

Kacang Hitam

 

Kacang hitam menjadi sumber serat, protein, dan folat yang baik untuk segala usia, baik pria maupun wanita. Kacang hitam  memiliki indeks glikemik yang lebih rendah dibandingkan dengan makanan tinggi karbohidrat lainnya. Konsumsi kacang hitam sama sekali tidak tidak akan membuat gula darah melonjak drastis setelah makan. Penelitian menunjukkan, mereka yang makan kacang hitam dengan nasi tidak mengalami lonjakan gula darah dibandingkan mereka orang yang hanya makan nasi atau roti. 

 

foto : healthline
foto : healthline

Kacang Kedelai

Kacang kedelai adalah kacang yang paling akrab dengan masyarakat Indonesia. Berbagai olahan seperti tahu, tempe, susu kedelai, keju, dan sebagainya adalah menu keseharian masyarakat.  Kacang kedelai kaya akan   isoflavon, sejenis antioksidan yang dapat membantu menangkal radikal bebas penyebab kanker.

 

 

 

Hasil dari  21 penelitian ilmiah menyimpulkan, makan kedelai dapat menurunkan risiko kanker perut sebesar 15 persen, terutama pada wanita. Isoflavon pada kedelai mirip dengan kerja estrogen dalam tubuh wanita,  yang menurun pada saat menopause. Penelitian pada  403 wanita pasca menopause mengungkapkan bahwa konsumsi isoflavon kedelai selama dua tahun mampu  mengurangi hilangnya kepadatan tulang yang terjadi karena  menopause. Hal ini juga bermanfaat untuk menurunkan tekanan darah dan kolesterol darah sebagai pemicu risiko penyakit jantung. 

Kacang Tanah

 

Kacang tanah paling unik jika  dibandingkan dengan jenis kacang-kacangan lainnya. Pasalnya, kacang tanah adalah  sumber lemak tak jenuh tunggal, lemak tak jenuh ganda, protein, dan vitamin B yang cocok mendukung program diet. Melansir Healthline, wanita yang memiliki masalah kolesterol tinggi cenderung lebih sehat setelah makan kacang tanah.  kandungan rendah lemak pada kacang tanah dapat membantu menurunkan kolesterol total dan kolesterol jahat (LDL).

Article Lainnya


Stop!!! Jangan Makan 4 Makanan ini Bersama Telur

Stop!!! Jangan Makan 4 Makanan ini Bersama Telur

Walau memiliki kandungan protein tinggi , telur bisa juga membahayakan bagi tubuh. Memang sa...

Multi Guna Kencur Obat Herbal Alami

Multi Guna Kencur Obat Herbal Alami

Bumbu dapur yang satu ini memang fenomenal, karena memiliki banyak manfaat kesehatan bagi ma...

Pakar Gizi Tegaskan Nasi Putih Bukan Penyebab Diabetes

Pakar Gizi Tegaskan Nasi Putih Bukan Penyebab Diabetes

Santer beredar kabar di masyarakat bahwa konsumsi nasi dapat menyebabkan penyaki...

Sensasi Pedas Meledak Ayam Rica-Rica

Sensasi Pedas Meledak Ayam Rica-Rica

Kulilner yang satu ini akanmakanan khas Manado . Nama rica-rica ini berasal dari bahas...

JELAJAH