Kembali ke Article

Awas!! Ini Bahaya Pewarna Kimia pada Makanan

18 May 2021 Healthy Food
Awas!! Ini Bahaya Pewarna Kimia pada Makanan source : mymed
18 May/2021

Produksi makanan dalam skala industri memang sangat populer saat ini. Produsen makanan berlomba-lomba menyuguhkan produk-produk menarik minat, yang enak dan terjangkau. Tujuan secara bisnis, produk tersebut harus laku di pasaran yang menjamin keberlangsungan sektor usaha. Namun ketatnya persaingan itu, kadang memaksa oknum pelaku usaha untuk berbuat curang, dengan menggunakan dan menambahkan bahan-bahan kimia pada produknya hanya untuk sekedar meraup untung.

 

 

Sebut saja, agar lebih menarik secara tampilan, banyak pengusaha yang menggunakan pewarna makanan yang tidak layak konsumsi. Kita tidak tahu apakah makanan tersebut sehat atau tidak jika dikonsumsi oleh tubuh. Kita bahkan tidak tahu proses pembuatannya seperti apa dan bahan apa saja yang digunakan dalam makanan.

source : turmeriq
source : turmeriq

Pewarna makanan adalah bahan yang digunakan untuk memperindah penampakan makanan.  Memang tidak  salah  menggunakan zat pewarna makanan, asalkan  bahan yang digunakan berasal dari bahan-bahan alami yang tidak berbahaya bagi kesehatan manusia. Contohnya tomat, wortel, kunir, kunyit, daun pandan, daun suji, dan sebagainya. Warna-warna yang dihasilkan dari tanaman tersebut, tentu tidak akan berbahaya karena terbuat dari bahan-bahan alami.

source : net
source : net

Berbeda ceritanya jika pewarna makanan yang digunakan berasal dari zat sintetis dan aditif yang berbahaya. Pada saat dikonsumsi  manusia, akan menimbulkan gangguan kesehatan dari yang ringan hingga serius. Jika digunakan secara berlebihan dan terus-menerus, pewarna sintetis ini akan menumpuk dalam tubuh, hingga akhirnya merusak fungsi organ tubuh terutama hati dan ginjal.

 

 

Hati terpaksa bekerja ekstra keras untuk memecah dan mengurai zat sintetis  tersebut untuk dikeluarkan dari hati, padahal kemampuannya terbatas. Dari hati, pewarna sintetis ini akan masuk dalam sistem peredaran darah, lalu dibawa ke ginjal. Seperti halnya hati, ginjal juga harus bekerja keras untuk mengeluarkan zat berbahaya ini dari dalam tubuh. Jika gagal dikeluarkan, zat pewarna makanan ini akan menyebabkan penyakit kanker. Zat pewarna makanan dapat memicu berbagai macam penyakit mulai dari kanker hingga autisme. 

Article Lainnya


Manggis, Buah Raja Antioksidan

Manggis, Buah Raja Antioksidan

Penelitian menyimpulkan jika buah manggis adalah buah yang memiliki kadar antiok...

Asinan Nanas, Seger  Pedas Rasa Nendang

Asinan Nanas, Seger Pedas Rasa Nendang

Selain dijadikan bahan untuk rujak, nanas juga sangat nikmat dijadikan asinan. Asinan adalah...

Acar, Segarkan Segala Hidangan

Acar, Segarkan Segala Hidangan

Acar berasal dari kata dalam bahasa Hindi dan Sansekerta. Artinya kurang lebih sama seperti ...

Herbal Alami Anti Hipertensi & Kolesterol

Herbal Alami Anti Hipertensi & Kolesterol

Keluhan kesehatan yang paling sering terjadi pada masa sekarang adalah hipertensi dan kolest...

JELAJAH