Kembali ke Article

Beras Hitam, Dulu Pernah Dilarang

28 Aug 2020 Food Story Headline
Beras Hitam, Dulu Pernah Dilarang
28 Aug/2020

Sejarah menuliskan, beras hitam pernah disebut sebagai beras terlarang alias  forbidden rice. Dan kalangan yang boleh dan diperbolehkan mengkonsumsinya adalah keluarga raja. Itulah sekelumit fakta sejarah yang pernah terjadi di Tiongkok.  Pada zaman itu, beras hitam memang di sakralkan.

Di Indonesia, masyarakat lebih mengenal ketan hitam dibanding beras hitam. Meski sama-sama berwarna hitam, namun keduanya jenis yang berbeda. Bahkan Makanabis berhasil menghimpun fakta, kandungan nutrisi keduanya juga berbeda meski.  Dari segi rasa, beras hitam sedikit pera tidak begitu “pulen” seperti beras putih. Untuk memasaknya, dibutuhkan lebih banyak air dan waktu lebih lama. Setelah matang, beras ini memiliki aroma kuat yang menguggah selera makan.

 

Walau bahan pangan beras hitam juga memiliki manfaat obat. Beras hitam dapat dipakai sebagai manfaat obat, beras hitam lebih cenderung berfungsi sebagai pencegah, berikut manfaatnya bagi kesehatan :

Mencegah Diabetes

Dengan nilai kalori terendah dibanding dengan jenis beras lainnya, beras hitam sangat tepat untuk mencegah diabetes. Sekitar 362 kcal per 100 gram, kandungan kalori ini berkaitan erat dengan indeks glikemik. Indeks glikemik merupakan angka yang menunjukkan seberapa besar suatu makanan bisa meningkatkan kadar gula dalam darah setelah dikonsumsi. Semakin tinggi indeks glikemik, makanan tersebut akan memicu kenaikan gula darah semakin tinggi pula. Oleh karena itu, beras ini digolongkan sebagai pangan sehat dan dianjurkan bagi penderita diabetes.

Mencegah Kanker

 

Beras hitam bermanfaat mencegah kanker karena memiliki kandungan antosianin yang tinggi. Berdasarkan banyak riset, antosianin ini merupakan salah satu anti-oksidan yang sangat kuat. Sebagaimana diketahui secara luas, zat anti-oksidan berperan aktif untuk mencegah penyakit kanker.

Mencegah Jantung

Kandungan serat beras hitam sangat tinggi. Hal ini dapat dibuktikan dari rasanya yang sedikit pera dan  tidak sepulen beras putih. Setiap makanan yang memiliki kadar serat tinggi tentu akan berperan aktif memelihara kesehatan jantung. Kandungan zat besi pada beras hitam cukup tinggi, mencapai 15,52 ppm. Zat besi merupakan salah satu unsur penting dalam pembentukan darah atau hemoglobin. Oleh karena itu, makanan yang kaya akan zat besi sangat dianjurkan bagi penderita anemia.

 

Anti-aging

Hal ini masih terkait dengan kandungan anti-oksidan yang berperan dalam memperbaiki sel-sel tubuh yang rusak. Apabila sel-sel tubuh cepat memperbaiki diri, seseorang akan terlihat lebih bugar dan awet muda.

 

 

Article Lainnya


Bawang Putih Panggang, Khasiat Luar Biasa

Bawang Putih Panggang, Khasiat Luar Biasa

Salah satu alternatif untuk mendapatkan manfaat kesehatan dari bawang putih adalah dengan memanggang...

Kwetiau Goreng Praktis Ala Makanabis

Kwetiau Goreng Praktis Ala Makanabis

Kwetiau merupakan salah satu makanan khas China yang sangat populer di Indonesia. Makanan yang terbu...

Kecap Manis, Hasil Kompromi  Budaya Jawa dan Tionghoa

Kecap Manis, Hasil Kompromi Budaya Jawa dan Tionghoa

Jika dihitung, pasti akan ada banyak sekali masakan Nusantara yang tidak bisa dipisahkan dari ...

Rebus, Goreng, Kukus, Panggang, Mana yang Terbaik?

Rebus, Goreng, Kukus, Panggang, Mana yang Terbaik?

Untuk mendapatkan tubuh yang sehat, salah satu hal mutlak yang harus dilakukan adalah menjaga pola m...

JELAJAH