Kembali ke Article

Cheetos, Berawal Dari Ransum Perang Kini jadi Snack Wajib

07 Jan 2020 Food Story Headline
Cheetos, Berawal Dari Ransum Perang Kini jadi Snack Wajib
07 Jan/2020

Kudapan atau camilan adalah makanan ringan yang paling digemari diseluruh dunia. Dan salah satu camilan yang cukup melegenda dalah cheetos. Rasanya yang nikmat, gurih dan asin menjadi ciri khasnya. Snack yang berbentuk tak beraturan ini memang menjadi idola orang-orang sedunia.

 

Tak banyak yang tahu tentang sejarah atau cikal bakal dari makanan yang satu ini. Padalah menurut sejarah yang berhasil Makanabis dapatkan, makanan ini sudah ada sejak hampir seabad yang lalu. Dilansir dari Food Beast, camilan ringan ini memiliki keterkaitan dengan militer Amerika Serikat (AS).

 

Kudapan Perang

Sejak Perang Dunia I makanan ini sudah diperkenalkan, namun kurang mendapatkan respon positif dari para tentara. Penyempurnaan terus dilakukan. Hingga perang dunia II makanan ringan ini baru mendapatkan perhatian dari para tentara.

 

Kepopuleran Cheetos ini tak lepas dari sifatnya yang mudah dikemas ke dalam paket makanan untuk tentara serta cukup tahan lama. Pada masa perang, tuntutan tentara adalah makanan yang dikirim tidak cepat kedaluwarsa. Karena makanan yang kedaluwarsa cenderung menurunkan stamina dan berimbah pada semangat berperang. Makanan yang mudah basi cenderung membuat tentara mudah sakit bila mengkonsumsinya.

 

Bahan dasar dari jagung dianggap wakili unsure karbohidrat yang cukup memadai. Selain itu menambahan keju pada cheetos dianggap sebagai ide yang cemerlang, Karena sebagaian besar dan umumnya orang-orang kaukasoid yang menggemari rasa keju. Sayangnya  keju juga memiliki kelemahan karena tidak bisa tahan lama terutama pada saat musim panas. Salah satu langkah pertama untuk membuat keju menjadi tahan lebih lama adalah pengemulsi garam. Ini merupakan suatu proses yang menciptakan produk seperti keju yang dapat bertahan dalam panas.

Sisa Debu Keju

Sebagai catatan,  militer AS pertama kali  memasukkan keju sebagai makanannya selama Perang Dunia I dengan memborong 25,5 juta kaleng dari Kraft. Namun setelah perang dunia I militer Amerika menginginkan cara-cara baru untuk menyimpan dan mengirimkan keju. Pada awal perang, mereka mulai mempelajari pengeringan dan kompresi.

Ilmuwan dan ahli gizi militer memutuskan untuk mengeluarkan air dari keju. Karena padat, militer mampu mengirimkan jumlah keju yang lebih besar dari sebelumnya. Penelitian ini dilakukan oleh Quartermaster Corp’s Subsistence Research Laboratory, melalui laboratorium USDA di berbagai universitas dan oleh industri terutama Kraft. Saat mengeringkan dan menekan keju, maka terciptalah debu halus yang bisa digunakan untuk memasak.

 

Bubuk keju inilah  yang menjadi bahan dasar Cheetos. George Sanders, ilmuwan USDA yang pertama kali mengembakan bubuk keju tersebut. Setelah perang, bubuk keju tersisa dan tersimpan di gudang militer masih sangat berlimpah, dan dari situlah cikal bakal produsen makanan masuk. Banyak perusahaan swasta yang tertarik untuk membeli bubuk keju tersebut untuk mencampurnya dengan makanan lain dengan tujuan menambah rasa ekstra.

Pada 1948, perusahaan Frito menemukan cara untuk membuat camilan keju Amerika pertama yang dibuat dengan keju kering bernama Cheeto. Dibuat dengan mengekstraksi tepung jagung dan air, kemudian digoreng dan akhirnya dilapisi dengan keju Wisconsin yang sudah dikeringkan tersebut. Untuk mempercantik tampilan makanan, keju kering itu pun diberi pewarna makanan bewarna oranye. Itulah sejarah singkat dari camilan Cheetos. 

2020 ini meeberian kasih kamu kebebasan untuk jajan lebih banyak, lebih sering, dan lebih hemat. Mulai dari kopi susu kekinian, geprek terpedas, sampai boba topping segala macem, semua bisa kamu nikmatin tanpa antri! Tenang, gak bakal kehabisan karena kamu bisa pre-order semua makanan dan minuman yang kamu mau, bahkan sebelum sampai resto/outlet.

Kurang sayang apalagi sih meeberian sama kamu? Skuy ajakin semua temanmu untuk Jajan Murah pakai meeberian. Eits, catet yaa, pakai kode vouchernya JAMURPO50 diskonnya 50% lho! Paskalis Andrew 

Article Lainnya


Asam-Asam Tulangan Khas Banjar

Asam-Asam Tulangan Khas Banjar

Setelah Idul Adha biasanya stok daging masih tersisa melimpah di kulkas. Yang agak ribet adalah menf...

Minyak Ikan, Untuk  Berat Badan Ideal

Minyak Ikan, Untuk Berat Badan Ideal

Memiliki postur yang ideal adalah idaman semua orang. Tentu saja semua itu mensyaratkan pemenuhan ke...

Ini Rahasia Ayam Goreng  Lunak Hingga Tulang

Ini Rahasia Ayam Goreng Lunak Hingga Tulang

Konsumsidaging ayam di Indonesia terus meningkat. Jika di 2017 sudah mencapai 5,68 kg per kapi...

Sejuta Khasiat Sarang Walet

Sejuta Khasiat Sarang Walet

Sarang walet terbuat dari air liur burung walet yang mengering seiring dengan pertumbuhan sarang. Ai...

JELAJAH