Kembali ke Article

Beda-Beda Etika Kesopanan Makan Berbagai Negara

25 Nov 2019 Ragam
Beda-Beda Etika Kesopanan  Makan  Berbagai Negara
25 Nov/2019

Di setiap negara memiliki aturan atau etika makan tersendiri. Aturan makan ini telah dijalankan turun temurun dan menjadi sesuatu yang ‘khas’. Perbedaan ini yang kerap menjadi culture shock bagi para wisatawan. Contohnya adalah di Negara kita, dimana dalam jamuan makan, biasanya kita akan mempersilahkan yang lebih tua terlebih dahulu untuk menyantap makanan. Bagaimana dengan di negara lain?

Jangan Habiskan

Di Indonesia, kamu wajib menghabiskan makananmu. Ini adalah cara kita untuk menghargai perjuangan para petani dan tidak menyia-nyiakan makanan. Ada banyak orang di luar sana yang enggak bisa dapat makan dengan mudah, sehingga dengan menghabiskannya, adalah bentuk rasa syukur kita. Rupanya ini terbalik dengan etika makan di Negara Cina.

Kamu harus menyisakan sedikit makanan di piring, dan dilarang keras menghabiskannya hingga bersih. Menyisakan sedikit makanan menandakan jika yang menjamu kalian telah menyediakan cukup makanan hingga membuat kalian kenyang. Kalau dihabiskan, justru menjadi sebuah penanda bahwa makanan yang disediakan terlalu sedikit.

Jangan Menyentuh Makanan dengan Tangan

Orang Indonesia suka banget makan pakai tangan. Katanya sih, rasanya jadi lebih nikmat banget. Lain halnya dengan aturan makan di Negara Chili. Disini kamu enggak diperkenankan menyentuh makanan dengan tangan kosong, lho. Kamu harus menggunakan peralatan makan yang disediakan seperti sendok, garpu dan pisau.

Memindahkan atau mengambil kentang goreng saja, harus menggunakan garpu. Mungkin tujuannya supaya kuman yang ada di tangan enggak berpindah ke makanan. Agak ribet dan mungkin enggak biasa untuk orang Indonesia, ya?

Menyeruput Makanan 

Makanan dengan bersuara akan dianggap enggak sopan di Indonesia. Ini membuat orang di sebelah kita mungkin merasa terganggu. Berbeda banget dengan di Negara Jepang, dimana mengeluarkan suara ketika makan justru akan membuat penjamu makan menjadi senang. Kok bisa? Ini adalah bentuk dimana kita sangat menikmati makanannya.

Menyeruput semangkuk sup hingga mengeluarkan suara “aah” sebagai tanda kelezatan makanan, diperbolehkan. Kalau diam saja, malah dikira makanan yang disajikan terkesan kurang sedap.

Bersendawa 

Setelah makan, kita pasti bersendawa. Di Indonesia bersendawa dianggap kurang sopan, apalagi jika dilakukan dengan suara keras di depan publik atau tamu penting. Berkebalikan dengan Negara India, disini kamu justru diperbolehkan untuk bersendawa dengan keras. Ini menandakan jika kamu merasa puas dengan sajian makanannya. Wah, enggak perlu malu-malu dan ditahan-tahan ya?

Gimana? Unik dan berbeda dengan etika di negara kita, ya? Seperti yang di Negara Cina, dimana kita enggak diperbolehkan untuk menghabiskan makanan hingga bersih. Padahal mungkin saking enaknya, mau kita habisin hingga sendok terakhir. Ya kan? Akan tetapi, namanya aturan makan tiap negara, wajib kita hargai dan hormati. Ikuti saja aturannya! Sudah gak zaman makan diresto pake antri, Pre Oderkan menu pilihanmu, dapatkan diskon hingga 69%, penasaran? cari tahu di meeberian. Putri P

Article Lainnya


Viral Korean Strawberry Milk

Viral Korean Strawberry Milk

Minuman populer di Korea saat ini adalah susu stroberi. Umumnya kafe-kafe disana menya...

Taybeh Beer, Bir Halal yang Menyatukan  Muslim, Kristen dan Yahudi

Taybeh Beer, Bir Halal yang Menyatukan Muslim, Kristen dan Yahudi

Hingga detik ini, perdamaian belum pernah terjadi di tanah Palestina. Negara yang diduduki I...

Pisang Karamel Super Easy

Pisang Karamel Super Easy

Pisang digoreng memang enak, tapi kalau olahan pisang hanya digoreng melulu tentu akan membo...

Akhirnya, Daging Imitasi Dijual Di Pasaran

Akhirnya, Daging Imitasi Dijual Di Pasaran

Startup asal Israel, Redefine Meat, berhasil menciptakan ‘daging’ berbahan dasar...

JELAJAH