Kembali ke Article

Hoax Tentang Garam

04 Aug 2020 Healthy Food Ragam
Hoax Tentang Garam
04 Aug/2020

Belakangan ini isu kesehatan menjadi berita yang paling banyak dicari. Pandemi Covid 19 telah membuka cakrawala masyarakat tentang arti hidup sehat yang sebenarnya. Banyak hal sebelumnya tidak pernah dilakukan, seperti memasak jadi lazim dilakukan. Dan ditengah perubahan itu muncul banyak pertanyaan-pertanyaan kritis seputar dunia kuliner.

 

 

Salah satu pertanyaan yang sering Makanabis terima adalah, aman tidaknya memasak garam dapur? Benarkah garam yang dimasak akan berubah menjadi racun bagi tubuh? Dan masih banyak pertanyaan-pertanyaan lainnya. Sebagai media kuliner, makanabis.com punya tanggungjawab untuk memberikan informasi seobyektif mungkin kepada para pembaca. 

Kandungan Garam

Garam sering disebut juga dengan natrium klorida sebab garam terdiri dari 40 persen natrium, dan 60 persen klorida. Kandungan garam ini adalah mineral yang bertindak sebagai elektrolit penting dalam tubuh.

 

Kedua mineral ini menjaga keseimbangan cairan, fungsi saraf, dan fungsi otot tubuh secara keseluruhan. Maka itu, sangat penting untuk mendapatkan asupan garam dalam makanan sehari-hari Anda. Tapi tentu saja jangan sampai berlebihan. Terlalu banyak mengonsumsi garam dapat meningkatkan risiko mengalami hipertensi dan penyakit jantung.

 

Anjuran konsumsi garam dalam sehari adalah   kurang dari satu sendok teh untuk orang dewasa. Sedangkan untuk anak usia 5 tahun ke atas, batas aman asupan garam dalam sehari yaitu setengah sampai tiga perempat sendok teh.

Dimasak Jadi Racun?

Garam adalah kumpulan mineral. Memasak tidak mengurangi kadar mineralnya.   Kalaupun berkurang, jumlahnya pun tidak terlalu banyak. Mineral dalam makanan yang biasanya tidak dipengaruhi oleh proses memasak yakni kalsium, natrium, yodium, besi, zinc, mangan, dan kromium.

Memasak garam dalam makanan tidak akan merubah zat  mineral ini menjadi racun. Mineral ini tidak berubah menjadi racun atau zat berbahaya selama garam tersebut memang dibuat dengan bahan yang aman, tidak diberikan campuran tertentu oleh produsennya.

 

 

Ulasan makanabis ini sekaligus menjadi jawaban atas isu bahwa garam tidak boleh dimasak. Jelas informasi tersebut adalah hoaks yang tidak terbukti kebenarannya. Jika ada masih ada pertanyaan, anda bisa menuliskannya di kolom komentar.

Article Lainnya


Viral Korean Strawberry Milk

Viral Korean Strawberry Milk

Minuman populer di Korea saat ini adalah susu stroberi. Umumnya kafe-kafe disana menya...

Buat Sendiri Kaldu Udangmu

Buat Sendiri Kaldu Udangmu

Kaldu daging atau makanan laut menambah rasa yang luar biasa pada sup, semur, dan saus. Meskipun mun...

6 Ciri Fisik Kolestrol Sedang Tinggi

6 Ciri Fisik Kolestrol Sedang Tinggi

Secara medis kolesterol dapat dijelaskan sebagai senyawa lemak yang diproduksi oleh se...

Taybeh Beer, Bir Halal yang Menyatukan  Muslim, Kristen dan Yahudi

Taybeh Beer, Bir Halal yang Menyatukan Muslim, Kristen dan Yahudi

Hingga detik ini, perdamaian belum pernah terjadi di tanah Palestina. Negara yang diduduki I...

JELAJAH