Kembali ke Article

Kecelakaan di Dapur

21 Aug 2020 Ragam
Kecelakaan di Dapur
21 Aug/2020

 

Siapapun tidak menginginkan kejadian buruk terjadi. Namun kadang hal buruk atau kecelakaan bisa terjadi dimana saja. Dapur adalah tempat yang sangat mungkin terjadi kecelakaan dari yang ringan hingga yang fatal.

 

 

Bukan kecelakaan yang akan makanabis kupas tuntas kali ini, namun bagaiman cara melakukan pertongan pertama saat terjadi kecelakaan tersebut. Apa saja kecelakaan tersebut dan bagaimana cara mengatasinya? Simak ulasan berikut ini 

 

Teriris Pisau

 

Saat menggunakan pisau sangat mungkin jari tergores atau teriris pisau. Saat mengalami hal ini, jangan panik,  Segera basuh jari yang teriris dengan air mengalir, jika perlu gunakan antiseptik agar tidak ada kuman atau bakteri yang masuk. Tekan jari yang teriris dengan jari yang lain, tekan dengan kuat dan angkat jari yang terluka lebih tinggi dari jantung, hal ini dilakukan agar tidak terlalu banyak darah yang keluar. Jika luka irisan besar, Anda dapat membalut luka tersebut dengan kain kasa.

 

Letupan Minyak Panas


Ini adalah kejadian biasa saat menggoreng. Menggoreng ikan, cabai atau bahan-bahan yang lain. Jika terkena letupan minyak panas,  oleskan minyak yang dingin (suhu ruang) ke bagian tubuh yang tekena minyak panas tadi. Hal ini lebih efektif dari pada Anda memberikan air dingin atau tepung ke bagian yang terkena minyak. Dengan menggunakan minyak goreng dingin (suhu ruang) bagian yang terluka tersebut tidak akan melepuh.

 

Api Naik ke Wajan  

Dapat saja terjadi karena lupa mematikan kompor sesaat setelah menggoreng.  Karena suhu minyak goreng yang terlalu panas dapat menyebabkan minyak terbakar. Saat terjadi, tetap tenang. Jangan coba-coba menyiramkan air untuk memadamkan. Yang paling tepat adalah menutupnya dengan kain tebal basah atau karung goni. Atau menggunakan pemadam api yang memiliki serbuk. 

 

 

Kebocoran Gas

Kebocoran gas LPG dapat dideteksi  dengan mencium udara disekitar. Penting dilakukan, jika tercium bau gas, jangan nyalakan api atau panel listrik disekitar lokasi.  Buka ventilasi rumah (pintu atau jendela) selebar-lebarnya. Kemudian lepas regulator dari tabung gas. Bawa keluar tabung tersebut. Tunggu untuk beberapa saat hingga bau gas tersebut hilang. Jika selang kompor sudah terbakar jangan panik segera lepas regulator dari tabung. Matikan api dengan kain atau goni basah. Dan untuk menghindari kebocoran atau kebakaran, periksa selang, regulator  atau kompor secara berkala. Semoga bermanfaat. 

Article Lainnya


Viral Korean Strawberry Milk

Viral Korean Strawberry Milk

Minuman populer di Korea saat ini adalah susu stroberi. Umumnya kafe-kafe disana menya...

Buat Sendiri Kaldu Udangmu

Buat Sendiri Kaldu Udangmu

Kaldu daging atau makanan laut menambah rasa yang luar biasa pada sup, semur, dan saus. Meskipun mun...

6 Ciri Fisik Kolestrol Sedang Tinggi

6 Ciri Fisik Kolestrol Sedang Tinggi

Secara medis kolesterol dapat dijelaskan sebagai senyawa lemak yang diproduksi oleh se...

Taybeh Beer, Bir Halal yang Menyatukan  Muslim, Kristen dan Yahudi

Taybeh Beer, Bir Halal yang Menyatukan Muslim, Kristen dan Yahudi

Hingga detik ini, perdamaian belum pernah terjadi di tanah Palestina. Negara yang diduduki I...

JELAJAH