Kembali ke Article

Klatak–Klatak, Sate Klatak Khas Bantul

15 Nov 2021 Selera Nusantara
Klatak–Klatak,  Sate Klatak Khas Bantul
15 Nov/2021

Jogyakarta merupakan kota yang sangat Istimewa, bagaimana tidak? selain disebut sebagai kota pelajar Jogja juga dikenal sebagai kota pariwisata, Jogyakarta juga memiliki beraneka ragam objek wisata yang dapat dikunjungi. Saat ini Jogja telah menjadi tujuan wisata favorit di Indonesia, baik wisatawan lokal maupun asing, karena memiliki banyak objek wisata, Jogja juga termasuk kota yang sangat strategis dan mudah dijangkau.

 

Tapi ada yang kurang jika kita tidak mencicipi makanan yang ada di jogyakarta. Makanan yang banyak dicari adalah gudeg. Tap itahukah anda jika Yogyakarta memiliki makanan lain selain gudeg?  Makanabis berkesempatan berkunjung ke Jogya mencicipi sate Klatak.

 

 

 

Bukan Sembarang Sate

Ya, terdapat sate yang berasal dari Yogyakarta yangtidak bisa dijumpai di wilayah lain dan bentuknya berbeda dengan sate-sate  kebanyakan. Sate Klatak yang berada di pasar Jejeran, Pleret, Bantul Jogyakarta. Karena lokasi yang digunakan saat siang digunakan sebagai pasar tradisional, maka sate klatak ini memanfaatkan lokasi pada malam hari mulai pukul 18.00 WIB.

Mengapa dinamai sate klatak? menurut Suwarno, salah seorang pemilik warung   makan sate, nama sate klatak itu muncul dari suara percikan bara api yang beradu dengan daging kambing. Daging kambing itu dipadukan dengan bumbu yang sederhana yaitu hanya   garam. Meskipun bumbunya hanya garam tapi menghasilkan makanan yang sangat nikmat. Bunyi klatak kalatak pun semakin keras ketika tungku pembakaran dikipasi dengan kencang.

 

 

Tak hanya karena pada saat daging dibakar berbunyi klatak, ada lagi yang membuat makanan ini unik yaitu pada cara penyajiannya.  Sate klatak hanya dihidangkan dengan bumbu   garam. Meskipun hanya berbumbu garam sate ini banyak diminati oleh pengunjung. 

Tusukan Jeruji

Tak hanya karena bumbu yang sederhana sate inipunditusuk dengan tusuk yang berbeda dengan sate lain. Jika sate pada umumnyadi tusuk dengan tusuk bambu, sate klatak ditusuk menggunakan jeruji sepeda. Ada alasan lain dibalik penggunaan jeruji sepeda, yaitu agar dapat menghantarkan panas yang baik sehinnga daging dapat matang secara sempurna dan merata.

 

Melihat latar belakang sejarahnya, yang mengenalkan sate ini pertama kali adalah Mbah Ambyah yang memiliki ide menjual sate kambing karena beliau memiliki banyak kambing. Awalnya jualan sate tersebut dijual di bawah pohon melinjo. Usaha tersebut kemudian diturunkan pada anak-anaknya. Dalam perkembangan popularitas sate klatak tersebut, membuat banyak warga sekitar Jejeran juga memutuskan untuk membuka warung sate yang sama dengan lokasi yang berdekatan bahkan sampai membangun restoran yang dikelola secara profesional sampai saat ini.

 

Sesungguhnya asal mula nama sate klatak tidak diketahui secara pasti   darimana asalnya. Ada orang yang meyakini nama tersebut dari suara daging kambing yang dibakar. Sebagian lainnya mempercayai bahawa Klatak adalah nama buah melinjo dimana sate Klatak pertamakali dijual. Paskalis andrew /berbagai sumber

Article Lainnya


Viral Korean Strawberry Milk

Viral Korean Strawberry Milk

Minuman populer di Korea saat ini adalah susu stroberi. Umumnya kafe-kafe disana menya...

Buat Sendiri Kaldu Udangmu

Buat Sendiri Kaldu Udangmu

Kaldu daging atau makanan laut menambah rasa yang luar biasa pada sup, semur, dan saus. Meskipun mun...

6 Ciri Fisik Kolestrol Sedang Tinggi

6 Ciri Fisik Kolestrol Sedang Tinggi

Secara medis kolesterol dapat dijelaskan sebagai senyawa lemak yang diproduksi oleh se...

Taybeh Beer, Bir Halal yang Menyatukan  Muslim, Kristen dan Yahudi

Taybeh Beer, Bir Halal yang Menyatukan Muslim, Kristen dan Yahudi

Hingga detik ini, perdamaian belum pernah terjadi di tanah Palestina. Negara yang diduduki I...

JELAJAH