Kembali ke Article

Komunitas Pelaku Kuliner, Gairahkan Bisnis Kuliner Indonesia

10 Sep 2020 Ragam
Komunitas Pelaku Kuliner, Gairahkan Bisnis Kuliner Indonesia Chef Lucky Suherman
10 Sep/2020

Digagas dan dibentuk pada April 2020, saat ini sudah ratusan orang bergabung di Komunitas Pelaku Kuliner atau KPK. Adalah Chef Lucky Suherman, Executive Chef di MYKO Hotel & Convention Center Makassar founder KPK.  Kepada Makanabis, Chef Lucky Suherman mengaku pembentukan komunitas ini untuk memperkuat bisnis kuliner, khususnya menghadapi pandemi. Berikut ini petikan wawancara eksklusif bersama Ketua Umum Komunitas Pelaku Kuliner.

 

Kapan dan mengapa KPK ini terbentuk ?

 

Sebenarnya ide ini berangkat dari keprihatinan. Saat awal-awal pandemi, usaha kuliner benar-benar bisnis yang paling terdampak. Banyak teman-teman chef, bartender, barista dan staf-staf F&B bisnis yang harus dirumahkan, karena usaha, hotel atau resto sepi pengunjung atau tutup.

 

Muncullah ide untuk membuat forum dan membuat website. Diluar dugaan peminat open konsultasi kuliner ternyata sangat banyak. Hingga saya memutuskan membuat WAG Komunitas pelaku kuliner. Grup dibuat untuk memfasilitasi tanya jawab seputar kuliner, usaha resto, UMKM, resep, tips, permasalahan resto, dan perkembangan terkini regulasi pemerintah terkait usaha kuliner.

Pengurus inti Komunitas Pelaku Kuliner
Pengurus inti Komunitas Pelaku Kuliner

 

Lalu?

Hanya dalam waktu singkat, anggota WA grup terus berlipat ganda. Animo masyarakat terhadap kuliner ternyata luar biasa besar. Hal itu juga yang membuatnya mengundang beberapa pakar dan para ketua asosiasi untuk lebih memberikan nuansa berbeda pada grup tersebut. 

 

Siapa saja yang bisa bergabung di KPK?

 

Anggotanya pelaku kuliner UMKM, hotel, restoran, catering, cafe, coffee shop, cloud kitchen, suplier, kaki lima, dan profesional yang bekerja di bidang kuliner seperti chef, bartender, barista, dan server. Bahkan KPK juga beranggotakan para profesional di luar kuliner yang bertugas sebagai pensupport bisnis kuliner  seperti anggota Polri, jaksa, ahli hukum, pakar sertifikasi halal,  pemilik brand,  tax advisor, anggota dewan, pimpinan asosiasi kuliner, jurnalis, food blogger, hingga mahasiswa tata boga.

Aktif memberikan mentoring kepada pelaku bisnis kuliner
Aktif memberikan mentoring kepada pelaku bisnis kuliner

 

Apa saja kegiatan KPK?

 

Saat ini KPK sedang giat melakukan webinar, zoominar dan forum-forum diskusi. Nanti pada tanggal 18-20 Agustus 2020 ada kegiatan perdana KPK di Bali, bekerjasama dengan CEO Indonesia. Untuk mematangkan pembentukan kepengurusan, sosialisasi dan nantikan akan mendaftarkan KPK agar mendapatkan legalitas.

 

 

Bersama Jend (purn) Moeldoko selaku pembina di Khasanah Kuliner Tradisional
Bersama Jend (purn) Moeldoko selaku pembina di Khasanah Kuliner Tradisional

 

Selain di KPK, aktif di perkumpulan apa saja?

 

Untuk perkumpulan profesi, saya aktif dalam Indonesia Chef Association (ICA), saya koordinator pelestarian kuliner tradisonal. Selain itu saya juga Ketua Khasanah Kuliner Tradisional di Melenia Cinta Budaya, berpusat di Jakarta dengan ketua dewan Pembina Jend (Purn) Moeldoko.

Bersama DR. Dewi Motik Pramono
Bersama DR. Dewi Motik Pramono

 

Kedepan, apa sumbangsih KPK bagi Kuliner Indonesia?

 

Saat ini kami intens memberikan pelatihan-pelatihan online. Kedepan jika kami sudah berbentuk organisasi resmi, akan ada bidang pendanaan dan investasi bagi usaha kuliner UMKM untuk mengajukan bantuan pendanaan atau modal usaha. Dan tidak hanya dari sisi permodalan, kami juga akan memberikan mentoring, melatih dan terus mendukung bisnis kuliner anggota kami.

 

 

Dan tidak menutup kemungkinan, kami juga akan mendirikan sekolah-sekolah kuliner. Jika semua legalitas terpenuhi, rencananya kami akan hadir di 6 provinsi yaitu, Bali, Jawa Timur, DKI Jakarta, Jawa Tengah,Jawa Barat dan Sulawesi Selatan. Dengan menggelar pelatihan-pelatihan yang bekerjasama dengan pemerintah daerah setempat. Harapan kami melatih anggota melakukan bisnis kuliner rumahan menjadi UMKM. Dari UMKM menjadi restoran, dan restoran menjadi restoran yang berkelanjutan, Itu goal-nya.

Bersama rekan-rekan chef yang gemar berbagi ilmu
Bersama rekan-rekan chef yang gemar berbagi ilmu

 

Bagaimana masa depan bisnis kuliner di tengah pandemi seperti sekarang ini?

 

Bisnis kuliner adalah bisnis pertama yang terpukul saat wabah ini terjadi. Namun, kuliner adalah bisnis pertama yang bangkit melawan wabah covid-19. Jadi kuliner adalah bisnis premier, semua orang butuh makan. Dan setelah pandemi, kami saat ini terus melakukan berbagai pelatihan karena selama pandemi ini bermunculan para pelaku kuliner baru. Dan organisasi yang kami bentuk itu akan menjamin para pelaku bisnis kuliner berada on the right track

 

 

Article Lainnya


Viral Korean Strawberry Milk

Viral Korean Strawberry Milk

Minuman populer di Korea saat ini adalah susu stroberi. Umumnya kafe-kafe disana menya...

Buat Sendiri Kaldu Udangmu

Buat Sendiri Kaldu Udangmu

Kaldu daging atau makanan laut menambah rasa yang luar biasa pada sup, semur, dan saus. Meskipun mun...

6 Ciri Fisik Kolestrol Sedang Tinggi

6 Ciri Fisik Kolestrol Sedang Tinggi

Secara medis kolesterol dapat dijelaskan sebagai senyawa lemak yang diproduksi oleh se...

Taybeh Beer, Bir Halal yang Menyatukan  Muslim, Kristen dan Yahudi

Taybeh Beer, Bir Halal yang Menyatukan Muslim, Kristen dan Yahudi

Hingga detik ini, perdamaian belum pernah terjadi di tanah Palestina. Negara yang diduduki I...

JELAJAH