Kembali ke Article

Lawan Diabet dengan 5 Bumbu Dapur

09 Jan 2020 Khasiat
Lawan Diabet dengan 5 Bumbu Dapur
09 Jan/2020

Diabetes adalah salah satu penyakit mematikan.  Efek dari diabetes   bisa menimbulkan komplikasi pada organ tubuh lain, seperti penyakit kardiovaskular, gagal ginjal dan kerusakan saraf. Secara medis, sejak zaman dahulu berbagai ramuan alami sudah digunakan untuk mengobati diabet. Penelitian ilmiah telah menemukan efektivitas beberapa tumbuhan dan rempah yang biasa digunakan sebagai bumbu dapur untuk mengatasi diabetes.  Berikut Makanabis rangkumkan dari berbagai sumber, 5 bumbu dapur dapat membantu mengobati diabetes.

Kunyit

Kunyit adalah  obat diabetes alami untuk mengendalikan gula darah. Kandungan antioksidannya mampu menurunkan kadar gula darah diabetes turun hampir 18% setelah mengonsumsi 300 mg kunyit setiap harinya. Sementara dari penelitian lain menunjukkan, 1,5 gram kunyit yang dikonsumsi setiap hari selama sepuluh bulan dapat mencegah penyakit diabetes tipe 2 pada gejala prediabetes.

Bawang Merah

Seperti kunyit, bawang merah  pada sebuah penelitian yang melibatkan penderita diabetes tipe 1 dan 2 menunjukkan mengkonsumsi bawang merah mentah 100 gram per hari dapat menurunkan gula darah. Penelitian lain menyebutkan bawang merah mampu menurunkan kadar gula darah. Bawang merah juga mampu meningkatkan kadar insulin yang pada gilirannya akan membantu proses glikolisis yang dapat menyebabkan penurunan kadar gula darah.

Kayu Manis

Kayu manis punya peran penting dalam menurunkan tingkat resistensi insulin, dan menurunkan kadar gula darah dalam tubuh. Ini karena efek kayu manis untuk mengendalikan kadar gula darah.

Jintan Hitam

Sudah sejak lama jintan hitam dipercaya sebagai obat aneka penyakit, termasuk diabetes. Jintan hitam atau habbatussauda diketahui dapat melawan peradangan, menurunkan kadar lemak darah, Habatussauda sebagai obat herbal diabetes berasal dari kandungan antioksidan thymoquinone. Antioksidan ini diamati dapat mengendalikan gula darah sekaligus membantu memperbaiki produksi sekresi insulin. Antioksidan thymoquinone juga dapat mencegah terjadinya dislipidemia diabetik, kondisi saat kadar lemak dalam darah tidak normal, bisa terlalu tinggi atau terlalu rendah.

Jahe

Dalam penelitian, terbukti jahe mampu mengurangi kadar gula darah puasa dan kadar HbA1c pada 88 penderita diabetes yang mengonsumsi 3 gram jahe setiap hari selama delapan minggu. Jahe juga  diketahui dapat mencegah peradangan yang menyebabkan komplikasi mata, serta penyakit jantung akibat diabetes. Sudah gak zaman makan diresto pake antri, Pre Oderkan menu pilihanmu, dapatkan diskon hingga 70%, penasaran? cari tahu di meeberian. Paskalis Andrew

Article Lainnya


Resep Lontong Anti Gagal

Resep Lontong Anti Gagal

Masyarakat Indonesia tentu tak asing lagi dengan lontong. Ya, makanan yang satu ini bisa diibaratkan...

Slurrppp, Nikmatnya Mie Nusantara

Slurrppp, Nikmatnya Mie Nusantara

Masuknya Bangsa China di Indonesia tak hanya membawa para imigran atau pengaruh budaya saja, namun j...

Manfaat Ngemil Mangga Muda dengan Garam

Manfaat Ngemil Mangga Muda dengan Garam

Adalah kebiasaan yang lumrah bagi masyarakat Indonesia untuk menikmati berbagai macam buah men...

Harus Tahu!! 6 Jenis Pastry Renyah Nan Lezat

Harus Tahu!! 6 Jenis Pastry Renyah Nan Lezat

Di Indonesia, pastry mungkin kurang begitu popular, tapi saat ini hidangan pastry ini sudah mulai po...

JELAJAH