Kembali ke Article

Mentan dan Gubenur Lepas Ekspor Komoditas Pertanian Jatim Senilai Rp. 805,79 M

03 Dec 2019 Ragam
Mentan dan Gubenur Lepas Ekspor Komoditas Pertanian Jatim Senilai Rp. 805,79 M Pelepasan ekspor Jatim
03 Dec/2019

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo. Gubernur Khofifah Indar Parawansa melepas komoditas produk pertanian Jawa Timur senilai Rp 805 miliar diekspor ke luar negeri turut mendampingi. Adapun Produk  pertanian tersebut adalah  kopi, bunga cengkeh, pupuk organik, kayu manis, sarang burung walet, bunga pala, shuttlecockplywood, susu hingga minyak goreng.

Ekspor ini melewati  jalur laut dengan tujuan Brasil, Singapura, Italia, Australia, Malaysia, Filipina, Belanda, Thailand, hingga Algeria. Nilai ekspor Jatim tahun ini sangat fantastis. Peningkatannya mencapai 100 persen dibandingkan angka ekspor tahun lalu.

Ini membuktikan komoditas pertanian Jatim memiliki potensi tinggi."Hari ini saya dan Ibu Gubernur dengan bangga membuktikan bahwa sebenarnya kita memiliki ruang yang cukup besar untuk menjadi bagian dari energi ekonomi nasional. Sore ini kurang-lebih kita ekspor senilai Rp 805 miliar, angka sebesar ini mampu kita gulirkan," kata Mentan Syahrul Yasin Limpo dalam siaran persnya, Selasa (3/12).

Produk yang sertifikasi ekspor juga mengalami peningkatan 8 persen. Jatim juga menjadi daerah zero atau nol penolakan dari negara tujuan setiap kali ekspor. "Itu tandanya kita sudah bekerja dengan kompak. Ini dibuktikan melalui pelabuhan Tanjung Perak sebagai pintu ekspor Jatim yang mengalami penolakan sangat kecil dari negara tujuan," lanjut Syahrul.

 



Lebih lanjut Syahrul ingin ekspor ini harus ditingkatkan dan diteruskan. Dia berharap kegiatan ekspor melalui pelabuhan Tanjung Perak semakin lancar dan tidak ada kendala-kendala ataupun hambatan dalam pengiriman komoditas lokal ke luar negeri.
"Target kita di 2020, kita akan mulai untuk menggerakkan ekspor sehingga bisa naik dan meningkat hingga tiga kali lipat. Target ini saya rasa tidak berlebihan dengan melihat tren yang ada sekarang ini," tegasnya..

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Khofifah menyatakan, selain produk pertanian, pemerintah provinsi kini juga tengah mendorong peningkatan ekspor produk handycraft. Khofifah menyebut hanya tinggal butuh pembinaan terkait quality control, continuity, serta quantity produk untuk bisa masuk ke pasar ekspor. Khofifah juga mengapresiasi terhadap mobil pelayanan mobile dari Kementan. Mobil layanan “Berani Ekspor.”  Mobil ini akan memfasilitasi pengusaha yang akan melakukan ekspor. Menurut Khofifah, saat ini belum seluruhnya produsen skala menengah bisa terkonsolidasi aksesnya untuk masuk pasar ekspor.

Tritan Saputra mewakili Kadin Jatim bersama Mentan dan Gubenur Jatim
Tritan Saputra mewakili Kadin Jatim bersama Mentan dan Gubenur Jatim

"Perlu untuk diketahui apa saja syarat-syaratnya untuk bisa dapat sertifikasi ekspor, mobil ini bisa melakukan proses sosialisasi literasi untuk edukasi ekspor dengan lebih masif. Saya rasa itu akan membuka harapan seperti yang dikatakan Pak Mentan, targetnya adalah ekspor 3 kali lipat dari yang sekarang ada," harap Khofifah.

Khofifah menyatakan optimistis peningkatan ekspor dari Jawa Timur hingga tiga kali lipat akan tercapai. "Seperti pesan Pak Presiden, meningkatnya ekspor akan buka lapangan kerja sebanyak-banyaknya. Itu artinya bahwa suasana pertumbuhan ekonomi Jawa Timur harus terjaga,” imbuhnya. berbagai sumber

Article Lainnya


Manggis, Buah Raja Antioksidan

Manggis, Buah Raja Antioksidan

Penelitian menyimpulkan jika buah manggis adalah buah yang memiliki kadar antiok...

Asinan Nanas, Seger  Pedas Rasa Nendang

Asinan Nanas, Seger Pedas Rasa Nendang

Selain dijadikan bahan untuk rujak, nanas juga sangat nikmat dijadikan asinan. Asinan adalah...

Acar, Segarkan Segala Hidangan

Acar, Segarkan Segala Hidangan

Acar berasal dari kata dalam bahasa Hindi dan Sansekerta. Artinya kurang lebih sama seperti ...

Herbal Alami Anti Hipertensi & Kolesterol

Herbal Alami Anti Hipertensi & Kolesterol

Keluhan kesehatan yang paling sering terjadi pada masa sekarang adalah hipertensi dan kolest...

JELAJAH