Kembali ke Article

Menu Khas Sunda dan Emping, Kuliner Terakhir Benyamin Sueb

22 Sep 2020 Ragam
Menu Khas Sunda dan Emping, Kuliner Terakhir Benyamin Sueb Benyamin dalam sebuah sampul piringan hitam, foto : ist
22 Sep/2020

Hari ini, dua tahun lalu, tepatnya pada 22 September 2018, Jakarta meresmikan Taman Benyamin Sueb, sebuah pusat budaya yang didedikasikan untuk menjunjung tinggi warisan. Kepergian Benyamin Sueb 25 tahun lalu masih  meninggalkan kenangan manis bagi seluruh warga Indonesia. Seniman serba bisa ini memang sangat dekat di hati, sepak terjangnya di dunia seni telah merubah wajah seni tradisional Betawi ketingkat tertinggi di negeri ini.

 

Makanabis mencatat, lewat lagu, seni peran, komedi dan banyak kegiatan sosial lainnya, nama Benyamin dikenal luas. Dua kali penghargaan piala Citra diraihnya sebagai bukti, bahwa aktingnya bukan ayam sayur di industri film Indonesia. Justru sumbangsih, Bang Ben demikian ia biasa disapa, menjadi semacam darah baru bagi dunia film khususnya film bergenre komedi. Setelah Bang Ben bermunculan generasi-generasi ‘adiknya’ yang mendulang kesuksesan, sebut saja warkop DKI dan nama-nama beken lainnya.

Family man, sosok yang sayang keluarga, foto : ist
Family man, sosok yang sayang keluarga, foto : ist

Selain seni, Benyamin Sueb juga terkenal sebagai sosok ayah dan suami yang sangat mencintai keluarganya. Bianca Beladina, anak bungsu Benyamin, menuturkan kenangan terakhir dengan sang ayah saat dirinya   berusia tujuh tahun. Peristiwa 25 tahun berlalu itu tak akan pernah ia lupakan.   Bianca- yang kini berusia 32 tahun- sama sekali tak menyangka malam itu menjadi makan malam terakhir bersama sang ayah, Benyamin Sueb.

Menu lalapan khas sunda adalah kegemaran Benyamin, foto : nyero.id
Menu lalapan khas sunda adalah kegemaran Benyamin, foto : nyero.id

Hari itu bapak  kebetulan tak ada jadwal syuting atau manggung keluar kota. Seperti yang menjadi kebiasaannya, kalau sedang di rumah, bapak selalu menyempatkan waktu bersama keluarga. Berkumpul atau sekadar jalan-jalan mencari tempat makan.

Emping yang dicocol kecap adalah cemilan favorit sang maestro
Emping yang dicocol kecap adalah cemilan favorit sang maestro

Malam itu bapak ngajak kami semua makan di warung Sunda langganan di dekat rumah sini (Cinere). Di warung itu mereka ngobrol dan bercanda. Mereka memesan menu-menu khas Sunda. Tak ketinggalan, bapak memesan cemilan kesukaannya: emping diberi kecap. Bapak makan dengan lahap. Tak ada firasat apapun bagi Bela dan keluarganya malam itu.

 

 

Article Lainnya


Urap Alur, Salad Lezat Ala Pesisir

Urap Alur, Salad Lezat Ala Pesisir

Bagi sebagian orang, daun alur mungkin trasa agak asing. Sayuran yang memiliki nama latin Saudea mar...

Sambal Colo-Colo Khas Ambon

Sambal Colo-Colo Khas Ambon

Membicarakan sambal nusantara tentu tak akan ada habisnya. Setiap daerah pasti memiliki berbgai samb...

Resep Sup Konro Legendaris

Resep Sup Konro Legendaris

Terdapat suatu hidangan yang selalu diburu para wisatawan baik lokal maupun mancanegara saat berkunj...

Bajigur, Minuman Berkhasiat Khas Sunda

Bajigur, Minuman Berkhasiat Khas Sunda

Cuaca yang tak menentu membuat seseorang gampang terserang penyakit. Di saat seperti itu, daya tahan...

JELAJAH