Kembali ke Article

Nasib Kedai Kopi Kekinian Pasca Pandemi Covid-19

08 Jul 2020 Inspirasi Ragam
Nasib Kedai Kopi Kekinian Pasca Pandemi Covid-19 Image source: aktualita.co
08 Jul/2020

Awal 2019 hingga 2020, kopi kekinian sangat menjamur di Indonesia. Banyak sekali bermunculan merek-merek kopi dengan berbagai varian rasa dengan pengemasan yang eye catching. Hal ini bermula saat Presiden Jokowi nongkrong bersama keluarga sambil meminum kopi di kedai kopi yang berada di kawasan Cipete, Jakarta. Tak disangka, kegiatan Presiden meminum kopi ini sempat viral dan menjadi topik yang paling sering dibicarakan di media sosial. Dari situlah, meminum kopi akhirnya menjadi sebuah tren baru pada saat itu.

 

Meminum kopi menjadi sebuah rutinitas yang tak dapat dihindarkan bagi hampir setiap orang dan dilakukan di setiap sela-sela aktifitas. Kebiasaan meminum kopi ini didominasi oleh mahasiswa dan karyawan swasta dengan rentang usia 18 hingga 30 tahun. menurut data yang berhasil Makanabis.com kumpulkan,  para millenial yang menjadi mayoritas penikmat kopi kekinian juga sering menghabiskan waktu bersantai sepulang kuliah atau bekerja dengan berkumpul bersama kerabat di kedai kopi. Tren kongkow di kedai kopi dimanfaatkan oleh pengusaha kedai kopi dengan berlomba-lomba memberikan fasilitas yang lengkap dan konsep yang unik pada kedainya agar dapat menarik minat pengunjung. Melihat tingginya minat konsumen terhadap hal tersebut, bisnis kedai kopi pada saat itu menjadi bisnis yang sangat menjanjikan dengan profit yang tinggi.

 

Namun, kepopuleran kedai kopi tak bertahan lama. Setelah pandemi Covid-19 masuk ke Indonesia, banyak sektor tak terkecuali bisnis kuliner menjadi terombang-ambing. Anjuran untuk melakukan physical distancing sangat memukul bisnis kedai kopi. Meskipun saat ini Indonesia tengah memasuki masa new normal, namun anjuran untuk menjauh dari kerumunan masih tetap digalakkan sebelum vaksin virus corona benar-benar ditemukan. Untuk menghadapi situasi yang serba tidak pasti ini, pengusaha kedai kopi harus segera beradaptasi dengan gaya hidup manusia saat ini jika tidak ingin bisnisnya tenggelam. Beberapa hal yang bisa dilakukan oleh pengusaha kedai kopi telah dirangkum Makanabis berikut ini.

‘Mendigitalkan’ Kedai Kopi

 

Cara paling absolut agar kedai kopi tetap bertahan di tengah pandemi ini adalah dengan menjadikan bisnis kedai kopinya berbasis digital. Hal ini dilakukan karena sudah tidak mungkin bagi pebisnis kopi menyediakan bangku dan meja di kedai kopi yang estetik untuk menarik pengunjung. Dengan basis digital, pebisnis kopi bisa menyediakan website, aplikasi, maupun bergabung dengan marketplace kuliner kenamaan untuk diakses konsumen. Dengan begitu, konsumen tetap bisa memesan menu dan melakukan transaksi melalui gawai tanpa harus berkerumun di kedai kopi.

Menjaga Kebersihan

Anjuran yang sering digaungkan akhir-akhir ini adalah tentang menjaga kebersihan. Pebisnis kopi kekinian tampaknya juga harus benar-benar memperhatikan kebersihan kedai, alat-alat masak, maupun para barista sesuai protokol kesehatan yang ditetapkan WHO. Selain turut membantu mencegah penularan virus corona, hal ini diyakini akan meningkatkan kepercayaan konsumen akan produknya. Sehingga diharapkan penjualan kopi kekinian tetap stabil dan tidak mengalami penurunan. Tentunya, pebisnis kopi harus menyebarluaskan informasi mengenai higienitas produk, tempat, alat, dan para barista untuk meyakinkan para konsumennya.

Racikan Langsung Seduh

Di tengah pandemi seperti ini, para pebisnis kopi harus berlomba-lomba menarik minat konsumen. Selain memberikan menu yang berkualitas dengan harga miring, pebisnis kopi harus mampu berinovasi dengan menjual kopi racikan yang bisa diseduh sendiri oleh konsumen di rumah. Tak hanya kopi racikan saja, pebisnis kopi juga bisa menjual bubuk atau biji kopi dan aneka camilan lainnya yang cocok untuk menemani minum kopi. Inovasi seperti ini dipastikan akan sangat menguntungkan, mengingat makanan olahan dan bahan makanan saat ini menjadi bisnis yang sangat menjanjikan.

 

Tak ada yang menduga bahwa bisnis kopi kekinian yang dulunya tampak sangat menjanjikan harus menelan pil pahit akibat pandemi covid-19. Untuk itu, pebisnis kopi harus segera menyesuaikan diri dengan gaya hidup dan perilaku konsumennya yang telah berubah. Meskipun begitu, bukan tidak mungkin bagi kedai kopi yang menerapkan beberapa tips dari makanabis diatas akan memiliki ‘nasib baik’ untuk keberlangsungan bisnisnya. IRL

Article Lainnya


Chestnut Moon Cake Ala Makanabis

Chestnut Moon Cake Ala Makanabis

Chestnut atau kastanya sudah tidak asing bagi penggemar kacang-kacangan. Kacang ini memiliki ciri kh...

6 Khasiat Kacang Merah

6 Khasiat Kacang Merah

Tidak seperti kedelai yang olahannya sudah banyak diketahui orang yaitu tempe, tahu sampai susu kede...

Teko, Piring & Mug Blirik, Riwayatmu Dulu

Teko, Piring & Mug Blirik, Riwayatmu Dulu

Mungkin sudah tidak banyak lagi yang menggunakan cangkir atau mug enamel dengan twotone color ini. B...

Ayam Kecap Sicuan

Ayam Kecap Sicuan

Ayam kecap masak Sicuan ini memang sangat mudah untuk membuatnya. Hanya dengan beberapa bumbu dasar,...

JELAJAH