Kembali ke Article

Rekam Jejak Historis Sambal Nusantara

27 Jul 2020 Selera Nusantara
Rekam Jejak Historis Sambal Nusantara
27 Jul/2020

Bagi orang Indonesia, makan belum lengkap jika belum makan sambal. Seperti hidangan wajib, sambal harus selalu ada aneka kuliner Nusantara. Apapun hidangan, sambalnya harus selalu ada. Demikian kira-kira bunyi iklan untuk sambal.

 

Bukannya jera, Sensasi pedas yang terasa di mulut justru membuat para penikmatnya semakin ketagihan menghabiskan makanan. Meskipun sambal yang terlalu pedas berisiko negatif pada pencernaan, tetap saja menu ini menjadi favorit bagi sebagian besar masyarakat Indonesia. 

 

 

Dan sudah dua hari ini, makanabis.com mendapat komentar, atau lebih tepatkan permintaan dari pembaca makanabis yang ingin mengetahui sejarah sambal, dari mana asal dan hal ikwal mengenai per-sambal-an itu. 

Di Indonesia, sambal adalah condiment atau bumbu yang ditambah pada saat penyiapan hidangan atau sebelum di konsumsi. Artinya bukan bumbu tambahan pada saat pemasakan (seasoning).   Tak heran jika beberapa daerah di Nusantara pun memiliki varian menu sambal yang khas tersendiri. Bahkan tak hanya di Nusantara, sambal juga ada nyaris di seantero Asia Tenggara hingga Asia Timur. Hebatnya lagi, Wikipedia menempatkan sambal ulek sebagai salah satu kuliner terpedas di dunia. 

 

 

Lantas, dari mana asal muasal sambal? Tidak banyak catatan mengenai si sambal ini. Bukti ontentik (untuk sementara dapat dianggap sebagai yang tertua) ada manuskrip Serat Centhini yang dibuat pada 1814. Serat Centhini, sendiri termasuk manuskrip yang berisi pengetahuan tentang keagamaan, kesenian, ramalan, sulap hingga makanan dan minuman tradisional Jawa. Sebanyak 46 jenis sambal yang disebutkan dalam manuskrip tersebut, diantaranya adalah sambal kluwak, sambal gocek, sambal trancam congor, serta sambal cempaluk dan beberapa jenis sambal lainnya. 

 

Catatan yang lebih muda ada pada  buku resep lama Groot Nieuw Volledig Oost-Indisch Kookboek karya J.M.J Catenius van der Meijden (1903) disebut pula resep sambal bajak. Sebagai informasi,  buku resep lama tersebut merupakan buku pegangan wajib para perempuan Belanda sebelum datang ke Hindia. Masih dalam buku tersebut, ada pula resep sambal serdadu alias sambal terasi. Menu sambal serdadu ini khusus disiapkan untuk bekal para serdadu pada saat ekspedisi atau bertempur. Patut diduga, sambal ini sudah ada lama sebelum masa kolonial.

 

 

Sebuah surat kabar nasional pernah melalukan riset dan ditemukan ada sekitar 260 an jenis sambal di seluruh Nusantara. Apakah itu sudah semua? Tentu saja belum. Dengan multi etnis, Indonesia tentu saja memiliki keaneka ragaman yang luar biasa, kuliner dan tentu saja sambalnya. 

Article Lainnya


Salah Olah,  Lidah Serasa Bertulang

Salah Olah, Lidah Serasa Bertulang

Bagian sapi yang satu ini sangat populer dan mudah ditemukan di pasar tradisional atau pasar...

 Penyakit Kelas Berat,,,,,Lagi-Lagi Obatnya Hanya Ciplukan

Penyakit Kelas Berat,,,,,Lagi-Lagi Obatnya Hanya Ciplukan

Pada edisi lalu, makanabis mempublish manfaat daun pohon ciplukan bagi kesehatan. Respon pembaca mak...

Cara Alamiah Usir Karang Gigi

Cara Alamiah Usir Karang Gigi

Semua pasti setuju, karang gigi membuat pemandangan mulut terlihat kurang sedap ...

Mencicipi Ceviche, Sashimi ala Peru

Mencicipi Ceviche, Sashimi ala Peru

Peru, sebagai salah satu negara destinasi wisata di Amerika Selatan, tentu ada hal ist...

JELAJAH