Kembali ke Article

Sate Petir Pak Nano, Level Pedesnya ‘PAUD hingga Professor’

02 Dec 2019 Food Story
Sate Petir Pak Nano, Level Pedesnya ‘PAUD hingga Professor’
02 Dec/2019

Kuliner Yogyakarta identik dengan citarasa masakan yang cenderung manis. Tetapi ada juga beberapa tempat makan yang menyajikan masakan dengan cita rasa pedas hingga super pedas. Satu di antara tempat yang menyajikan makanan super pedas di Yogyakarta dan layak anda coba adalah Sate Petir Pak Nano.

Sate kambing dengan rasa yang ekstra pedas berdiri sejak 1984 ini berada di Jalan. Ringroad Selatan No. 90 Bantul, Yogyakarta DIY. Semua pengolahan masih menggunakan peralatan tradisional dengan anglo arang dan diguyur bumbu rempah serta kecap yang membuat aroma khasnya tercium mak joss.

Yang membedakan sate petir dengan sate kebanyakan adalah irisan cabai rawitnya yang sangat banyak, sehingga rasanya menjadi begitu pedas. Selain irisan cabai yang disambal kecap tersebut juga terdapat irisan bawang merah, tomat, dan kubis. Ada tambahan lain yang jarang ditemui disambal kecap pada hidangan sate kambing di tempat lain, yakni irisan daun jeruk.

Karena identik dengan rasa yang super pedas, kuliner ini diberi nama oleh seorang wartawan ibukota dengan sebutan Sate Petir. Nama ini kemudian menjadi   merek Sate Petir Pak Nano Yogjakarta. Level pedasnya berjenjang mulai dari yang  biasa tingkatan PAUD hingga level Pedas tidak masuk akal, tingkat Professor. Meskipun menawarkan sensasi makanan yang super pedas, pengunjung tetap bisa memesan tingkat kepedasannya.

Kemampuan Pak Nano mengolah daging kambing diperoleh dari kakek dan bapaknya. " Simbah dan bapak saya juga berjualan sate. Bedanya simbah jualanya dipikul dan berkeliling," kenang Pak Nano. Selain sate, di warung makan ini pengunjung bisa memesan beberapa olahan daging kambing lainnya, seperti tongseng, gulai, sate klatak, dan nasi goreng. Beragam olahan tersebut juga disajikan dengan cita rasa pedas. Tongseng adalah menu yang juga banyak dipesan oleh pembeli. Selain rasa pedas yang mendominasi, bumbu-bumbunya juga sangat terasa. Tongseng Pak Nano dimasak menggunakan kuah gulai yang ditambah dengan irisan bawang merah, cabai rawit, merica, irisan tomat, kubis, dan kecap.

Selain Sate, Pak Nano juga piawai denga aneka olahan berbahan dasar kambing salah satunya tongseng. Kuah tongseng tersebut cukup kental, rasanya perpaduan dari gurih karena penggunaan santan, manis, dan tentunya pedas. Selain tongseng daging kambing, pembeli juga bisa memesan tongseng kepala kambing, kikil, jeroan, dan juga otak kambing.

Menu olahan daging kambing lain seperti Tongseng juga menyambar pedasnya bak petir. Buat Makanabis.com lovers, pastikan jika mencoba dahsyatnya Sate Petir Pak Nano siap-siap merapat mulai pukul 12.00 siang hingga pukul 19.00. Karena peminatnya banyak, disarankan untuk mengantri mulai sebelum maghrib. Karena meski tutup pukul 19.00, tapi sering di waktu maghrib Sate Petir sold out. Untuk satu porsi sate (lima tusuk) dan tongseng daging kambing harganya Rp 20.000. Sedangkan untuk tongseng kepala kambing harganya mulai Rp 30.000 per porsi. Bagi anda yang cukup bernyali dengan kuliner super pedas wajib hukumnya menyambangi warung makan yang satu ini.

Article Lainnya


Slurrppp, Nikmatnya Mie Nusantara

Slurrppp, Nikmatnya Mie Nusantara

Masuknya Bangsa China di Indonesia tak hanya membawa para imigran atau pengaruh budaya saja, namun j...

Manfaat Ngemil Mangga Muda dengan Garam

Manfaat Ngemil Mangga Muda dengan Garam

Adalah kebiasaan yang lumrah bagi masyarakat Indonesia untuk menikmati berbagai macam buah men...

Harus Tahu!! 6 Jenis Pastry Renyah Nan Lezat

Harus Tahu!! 6 Jenis Pastry Renyah Nan Lezat

Di Indonesia, pastry mungkin kurang begitu popular, tapi saat ini hidangan pastry ini sudah mulai po...

Resep Macaroni Schotel

Resep Macaroni Schotel

Makaroni schotel yang dikenal di Indonesia berasal dari Belanda, sulit untuk dibantahkan. Schotel ar...

JELAJAH