Kembali ke Article

Sensasi Kolak Ayam yang Hanya Ada Saat Ramadhan

18 May 2020 Food Story
Sensasi Kolak Ayam yang Hanya Ada Saat Ramadhan foto: ist
18 May/2020

Warga Kabupaten Gresik, khususnya yang berada di Desa Gumeno punya tradisi unik yang dimiliki oleh daerah lain. Sumber sejarah tutur masyarakat menyebut jika tradisi ini telah berlangsung selama lima abad. Kolak ayam demikian nama tradisi yang terus dilestarikan oleh warga Desa Gumeno.

 

Memang bukan kolak sembarangan, karena sepengetahuan makanabis.com umumnya  kolak adalah kudapan yang manis, kolak yang satu ini berbeda. Kolak ayam Desa Gumeno rasanya gurih legit dengan isian ayam kampung di dalamnya. Makanan inilah yang menjadi ikon tradisi ini.

Hanya boleh dimasak oleh kaum pria, foto: disbud gresik
Hanya boleh dimasak oleh kaum pria, foto: disbud gresik

 

Awalnya Sebagai Obat

 

Konon kisahnya, tradisi ini berawal saat Sunan Dalem melakukan dakwah di Desa Gumeno pada 1540 Masehi. Putra pertama  Sunan Giri ini lantas mendirikan  masjid di desa tersebut. Namun usai membangun masjid, Sunan Dalem jatuh sakit. Kabar sakitnya Sang Wali ini cukup membuat para santri dan penduduk sedih. Bahkan mereka mengabarkan berita ini dengan menyebut Sanggiring, berasal dari kata 'Sang' (raja, pemimpin) dan 'Gering' (sakit).

 

Jatuh sakitnya Sang Wali ini membuat banyak orang bingung. Hingga   pada tanggal 22 Ramadan 946 Hijriah, sebuah mimpi menghampiri Sunan Dalem. Dalam mimpi itu ia mendapatkan petunjuk tentang obat penyakitnya, yakni ia harus memakan sebuah makanan dengan ayam jago berusia muda sebagai salah satu syarat utama bahan masakan obatnya.

 

Sunan Dalem meminta hanya para lelaki yang mempersiapkan bumbu-bumbu masakannya. Yakni daun bawang merah, gula jawa, jintan, dan santan kelapa. Sementara itu para santri mencarikan ayam jago muda.Hingga saat meramu dan memasaknya, semua harus dilakukan para lelaki.

Ratusan bahnkan ribuan porsi disiapkan saat 23 Ramadhan, foto :disbud gersik
Ratusan bahnkan ribuan porsi disiapkan saat 23 Ramadhan, foto :disbud gersik

 

kholaqul Ayyam  

 

Hingga sekarangpun, dalam pantauan makanabis.com cara membuat kolak ayam ini tetap dengan kuali tanah liat dengan api dari kayu bakar. Oleh Sunan Dalem ‘obat’ ini disebut  'kolak ayam'. Aslinya dari bahasa Arab kholaqul ayyam yang artinya 'mencari berhati-hari.' Namun karena lidah Jawa, berubah menjadi kolak ayam.

 

Tradisi  masak besar kolak ayam ini kemudian menjadi tradisi bagi warga Desa Gumeno sampai sekarang. Tradisi Kolak Ayam selalu dilaksanakan di Masjid Jami' Sunan Dalem Desa Gumeno yang dimulai pukul 16.00. Tradisi kolak ayam ini mepererat kerukunan warga Desa Gumeno dengan warga desa lain di sekitarnya.

 

Karena hanya setahun sekali dan hanya pada  bulan suci Ramadan, tradisi ini menyedot perhatian warga  Lamongan, Tuban, Bojonegoro, dan Surabaya. Inilah yang membuat panitia menyiapkan hingga  ratusan bahkan ribuan posi kolak ayam. wsn/bbs

 

Article Lainnya


5 Cara Memanfaatkan Daun Jeruk Purut

5 Cara Memanfaatkan Daun Jeruk Purut

Sejak lama, jeruk purut dimanfaatkan tak hanya buah tapi juga daunnya. Yang paling sering pe...

Manggis, Buah Raja Antioksidan

Manggis, Buah Raja Antioksidan

Penelitian menyimpulkan jika buah manggis adalah buah yang memiliki kadar antiok...

Asinan Nanas, Seger  Pedas Rasa Nendang

Asinan Nanas, Seger Pedas Rasa Nendang

Selain dijadikan bahan untuk rujak, nanas juga sangat nikmat dijadikan asinan. Asinan adalah...

Acar, Segarkan Segala Hidangan

Acar, Segarkan Segala Hidangan

Acar berasal dari kata dalam bahasa Hindi dan Sansekerta. Artinya kurang lebih sama seperti ...

JELAJAH