Kembali ke Article

Telur Setengah Matang Vs Matang, Mana yang Lebih Baik????

21 Jan 2020 Healthy Food
Telur Setengah Matang Vs Matang, Mana yang Lebih Baik????
21 Jan/2020

Telur adalah menu universal, manusia diseluruh dunia sangat gemar menyantap telur. Entah itu untuk sarapan, makan siang hingga makan malam, telur menjadi pilihan, menu andalan. Ada banyak menu ybnag tercipta dari sebutir telur. Namun yang paling popular adalah telur rebus. Beberapa orang memilih menikmati hidangan telurnya dalam keadaan setengah matang. Sebenarnya, sehat mana antara telur setengah matang dengan telur matang? Berikut ulasan Makanabis.

Banyak yang berpendapat bahwa telur setengah matang itu lebih enak dan lebih sehat. Tapi banyak juga berpendapat makan telur matang itu lebih baik. Telur mentah sendiri memiliki manfaat kesehatan yang hampir sama dengan telur dimasak atau matang.


Laman Times of India, menyebutkan telur yang dimasak tidak memiliki risiko salmonella, sejenis bakteri berbahaya yang ada dalam telur. Sebeliknya telur mentah atau setengah matang dapat terkontaminasi oleh salmonella baik karena ayam yang bertelur terinfeksi bakteri, atau karena telur diletakkan dalam kondisi yang tidak sehat.

Dengan memasak dengan sempurna akan membunuh bakteri yang masih hidup, karena mereka tidak dapat bertahan hidup dalam panas. Salmonella bisa berbahaya dan menyebabkan keracunan makanan, gangguan pencernaan, diare, kram perut, dan demam.

Selain itu, konsumsi telur mentah juga dikaitkan dengan kekurangan biotin. Karena putih telur mengandung avidin   ini akan menghambat penyerapan saluran pencernaan. Dengan memasak telur akan menghancurkan kekuatan ikatan avidin. Sehingga ketika kamu makan telur yang matang kemungkinan masalah penyerapan biotin akan teratasi.

Sementara telur yang dimasakan matang memiliki senyawa glikotosin yang dapat meningkatkan risiko diabetes dan jenis penyakit kronis lainnya. Glikotoksin ini biasanya berkembang ketika memasak terlalu lama atau memasaknya dengan api besar. Ini berarti bahwa telur mentah tidak memiliki glikotoksin. Tanpa glikotoksin, telur mentah atau setengah matang, akan  lebih sehat karena mengandung lebih banyak nutrisi.

Untuk itu masak telur seharusnya dengan api kecil saja agar menghindari senyawa glikotoksin. Namun bagi anak-anak , orang tua, dan wanita hamil sepertinya harus benar-benar menghindari telur mentah. Meski telur mentah ini sehat tapi tidak ada yang mengatakan bahwa telur mentah 100 persen aman. Mungkin ada risiko telur mentah yang terkontaminasi dan tidak terdeteksi. Dengan meeberian yang dulu ngantri, sekarang bisa Pre Order. Cashlesskan transaksimu dengan GOPAY, DANA dan LinkAja. Tunggu apalagi? Buruan download meeberian sekarang di hapemu. Paskalis Andrew

Article Lainnya


Ingin Sehat? Konsumsi Jahe Merah

Ingin Sehat? Konsumsi Jahe Merah

Jahe memiliki nama latin Zingiber officinale varietas Rubrum. Berbeda dengan jahe pada umumnya...

Hangatkan Malam Natal dengan Gluhwein

Hangatkan Malam Natal dengan Gluhwein

Perayaan Natal akan lebih hangat jika dirayakan bersama keluarga. Tak lupa beserta sajian berupa mak...

Sambut Natal dengan Kue Lapet Khas Batak

Sambut Natal dengan Kue Lapet Khas Batak

Saat Natal tiba, berkumpul bersama keluarga adaah momen yang tak boleh dilewatkan. Sambil bercengkra...

Rahasia Kuliner Korsel Jadi Icon Dunia

Rahasia Kuliner Korsel Jadi Icon Dunia

Akibat dari demam Korea atau Korean wave, sangat mudah bagi kita menemukan makanan khas Korea Selata...

JELAJAH