Kembali ke Article

Warna Warni Makanan Berbahaya

30 Oct 2020 Healthy Food Ragam
Warna Warni  Makanan Berbahaya   Makanan yang berwarna terlihat sangat menarik. foto : nd tv
30 Oct/2020

 

Sejatinya warna pada makanan adalah sebuah daya tarik. Mata manusia secara optik paling mudah dikelabui dan menangkap oyek dengan warna dominan.  Mata kemudian akan memberikan info ke otak agar mengambil dan memakannya.  Kelemahan ini sangat dipahami oleh oknum pedagang dan industri produsen makanan.

 

 

Faktanya, makanabis melihat makanan akan terlihat menarik dengan pemberian warna-warna yang mencolok. Dan tak jarang, para produsen sengaj menambahkan pewarna makanan, agar konsumen membeli produk yang mereka jual. Masalahnya,  penambahan pewarna kimia pada makanan apalagi secara sembarangan  akan memunculkan masalah  bagi kesehatan. Untuk menghidari dampak buruk kimia pewarna makanan, simak artikel makanabis berikut ini. 

Pewarna kima yang tidak foodgrade sangat membahayakan kesehatan. foto : touchstone
Pewarna kima yang tidak foodgrade sangat membahayakan kesehatan. foto : touchstone

 

Auramine

Auramine berfungsi memberikan warna kuning pada makanan. Pewarna cenderung kuat merubah penampilan bahan makanan yang bahkan tidak memiliki warna kuning sekalipun, celakanya auramine  dapat merusak ginjal dan liver jika konsumsi dalam jangka waktu yang lama.

 

 

Metanil

Sama seperti auramine, metanil juga berfungsi memberi  warna kuning pada makanan. Namun, terlalu sering terpapar zat ini bisa memberikan dampak buruk pada kesehatan ginjal, liver, dan organ reproduksi perempuan. Gejala umum jika kamu keracunan zat ini adalah pusing yang disertai rasa mual.

foto : ist
foto : ist

 

Lead Chromate

Lead chromate bertugas membuat makanan berwarna kuning cerah seperti warna alamiah kunyit. Meski sepintas terlihat alamiah,   zat ini sangat berbahaya untuk kesehatan karena dapat menyebabkan anemia, sakit perut, hipertensi, masalah neurologis, dan komplikasi  pada janin.

 

 

 

Rhodamine

Rhodamine adalah pewarna makanan yang banyak ditemukan di Indonesia. Zat ini dapat membuat makanan berwarna merah muda. Rhodamine sangat  membahayakan kesehatan karena memecah sel darah, merusak ginjal dan liver, menghambat pertumbuhan, hingga menurunkan sistem kekebalan tubuh.

foto : efsa
foto : efsa

 

Sudan Dyes

Sudan dyes adalah pewarna yang  akan membuat makanan berwarna merah cerah. Zat ini tidak hanya sangat beracun dan menyebabkan sakit liver atau ginjal, namun juga bersifat karsinogenik.

 

Biru dan Hijau

Zat penyusunnya sangat banyak dan terlalu banyak terpapar makanan dengan pewarna biru dan hijau dapat menyebabkan kanker serta mempengaruhi perkembangan sel saraf.

 

 

Pewarna kimia pada makanan dapat membahayakan kesehatan. Sebaiknya hindari dengan memilih makanan dengan warna yang natural. Atau buat sendiri pewarna makanan dari bahan-bahan yang alamiah. Bersambung/pewarna alamiah.

Article Lainnya


Daun Sirih, Satu Daun Sembuhkan Berbagai Penyakit

Daun Sirih, Satu Daun Sembuhkan Berbagai Penyakit

Masih menganggap daun sirih hanya untuk menginang? Hanya untuk nenek-nenek? Anda kel...

4 Manfaat Makan Perlahan, dari Cegah Bau Mulut hingga Resistensi Insulin

4 Manfaat Makan Perlahan, dari Cegah Bau Mulut hingga Resistensi Insulin

Proses pencernaan makanan diawali dengan mengunyah. Secara medis, manusia harus meng...

Resep Sate Maranggi Rumahan Lezatnya Bikin Makanabis

Resep Sate Maranggi Rumahan Lezatnya Bikin Makanabis

Beda sate maranggi dengan jenis sate lainnya adalah pada proses marinasinya. Marangi...

Rambut Bermasalah? Coba Rebusan Daun Salam

Rambut Bermasalah? Coba Rebusan Daun Salam

Daun salam tak hanya bermanfaat bagi kesehatan tubuh saja. Daun penyedap...

JELAJAH