Kembali ke Article

Waspada 5 Kerang Beracun

07 Oct 2020 Ragam
Waspada 5 Kerang Beracun foto : serious eat
07 Oct/2020

 

Diantara jenis seafood, kerang mungkin yang paling banyak penggemarnya.   Ada begitu banyak jenis kerang yang diolah dengan beragam saus menggoda, baik itu di restoran mewah hingga warung seafood kaki lima.  Rasanya yang gurih dan enak menjadi keunggulan makanan ini.

 

 

Namun Makanabis menangkap bahaya yang mengintai saat menyantap kerang. Sudah menjadi rahasia umum kalau kerang tak hanya menyimpan kandungan gizi dan protein yang bermanfaat buat tubuh saja, tapi juga ada kandungan racun serta limbah terutama pada kerang-kerang yang berasal dari area perairan yang tingkat pencemaran airnya tinggi.  Apa saja jenis kerang berbahaya tersebut, simak laporang makanabis berikut ini: 

foto : ist
foto : ist

 

Kerang Darah

Dari banyak jenis kerang, kerang darah adalah yang paling populer. Ada yang menyebutnya kerang dara, dagu atau bungur. paling banyak ditemukan di daerah Asia. Jenis kerang ini biasanya dimasak dengan cara dikukus, direbus, digoreng, atau dijadikan sate. Ciri utama kerang ini adalah adanya cairan merah seperti darah. Dalam cairan itulah terdapat kandungan hemoglobin yang bermanfaat untuk tubuh dalam menambah sel darah merah.

 

Namun waspada, karena kerang darah masuk dalam daftar 17 makanan paling berbahaya menurut Nytimes.  Dianggap berbahaya karena mengandung virus dan bakteri, seperti hepatitis A, tifoid yang menyebabkan tifus, dan disentri yang menyebabkan diare berdarah. Kerang darah yang paling berbahaya  berasal dari perairan China. Jadi sebelum membeli, tanyakan  dari perairan mana asal kerang tersebut.

foto : ist
foto : ist

 

Kerang Hijau

Kerang hijau ini sangat lezat jika di masak dengan bumbu saus padang.  Tapi dimasak dengan saus tiram atau saus asam manis juga nggak kalah sedap. Tapi sekali lagi, Anda harus ekstra hati-hati.  Menurut spesialis Gizi Klinis, dr Verawati Sudarma, SpGK, kerang hijau mengandung racun yang  lebih bahaya dari sianida. Terutama kerang hijau yang didapat dari Teluk Jakarta.

Menurut dr Verawati,   kandungan racunnya sangat kecil dan efek keracunan hanya timbul saat kita mengonsumsinya dalam jumlah berlebihan. Artinya tetap bisa makan kerang hijau namun dalam jumlah proporsional dan jangan terlalu sering. 

foto : ist
foto : ist

Kerang Simping

Kerang simping dikenal dengan nama scallop atau kerang kampak. Bentuknya cantik seperti kipas yang sedang merekah. Banyak digemari karena tinggi protein, rendah lemak dan kalori. Nama sedikit tercemar ketika pada  2014, dilaporkan   4 orang yang meninggal dunia akibat mengonsumsi kerang ini. Hal ini diduga karena asal kerang yang dikonsumsi diambil dari perairan dengan pencemaran tinggi. Ini karena kerang simping memiliki kemampuan untuk mengakumulasi pencemaran air dalam tubuhnya. Jadi bisa dibayangkan racun logam berat yang terkandung di air secara otomatis diakumulasi oleh tubuhnya, kemudian dimakan manusia. 

foto : ist
foto : ist

 

Kerang Tiram

Kerang tiram atau oyster adalah jenis seafood yang  nikmat disantap mentah-mentah dengan perasan lemon,  mayonnaise dan cocolan saus sambal. Namun ada beberapa kasus orang meninggal setelah makan tiram mentah. Menurut penjelasan dokter yang mengotopsi,  di dalam kerang tiram mentah terdapat bakteri vibrio vulnificus yang jika tertelan manusia bisa mengancam jiwa, terutama saat dimakan dalam kuantitas yang banyak.

foto : ist
foto : ist

Kerang Bulu

Warna dasar cangkang kerang ini sebenarnya putih, namun tertutup bulu berwarna hitam yang mendominasi di permukaan cangkang. Secara umum kerang bulu aman dikonsumsi, hanya  perlu memperhatikan asal kerang tersebut. Pada   2016 lalu, ada 60 orang dari kabupaten Jeneponto, Makassar mengalami keracunan hebat setelah makan kerang bulu. Ternyata, perairan asal kerang tersebut mengandung bakteri dan bahan kimiawi yang dapat meracuni manusia.

 

 

Article Lainnya


Daun Sirih, Satu Daun Sembuhkan Berbagai Penyakit

Daun Sirih, Satu Daun Sembuhkan Berbagai Penyakit

Masih menganggap daun sirih hanya untuk menginang? Hanya untuk nenek-nenek? Anda kel...

4 Manfaat Makan Perlahan, dari Cegah Bau Mulut hingga Resistensi Insulin

4 Manfaat Makan Perlahan, dari Cegah Bau Mulut hingga Resistensi Insulin

Proses pencernaan makanan diawali dengan mengunyah. Secara medis, manusia harus meng...

Resep Sate Maranggi Rumahan Lezatnya Bikin Makanabis

Resep Sate Maranggi Rumahan Lezatnya Bikin Makanabis

Beda sate maranggi dengan jenis sate lainnya adalah pada proses marinasinya. Marangi...

Rambut Bermasalah? Coba Rebusan Daun Salam

Rambut Bermasalah? Coba Rebusan Daun Salam

Daun salam tak hanya bermanfaat bagi kesehatan tubuh saja. Daun penyedap...

JELAJAH