Kembali ke Article
Waspada!! 7 Modus 'Pencurian' di Bisnis F&B
07 Nov/2019

Waspada!! 7 Modus 'Pencurian' di Bisnis F&B

07 Nov 2019 Inspirasi

Momok terbesar dari pelaku bisnis adalah kecurangan karyawan. Menurut survei konsultan Jack L. Hayes International, 1 dari 40 karyawan ditangkap karena ketahuan mencuri di toko ritel atau resto  majikannya. Yang lebih mengejutkan, survey tersebut mengungkap kemungkinan seorang karyawan mencuri bisa mencapai 75% lebih besar dibanding pihak luar.

 

Memang ‘pencurian’ atau fraud banyak faktornya, namun dengan segala kemungkinan kecurangan itu pemilik usaha harus ekstra hati-hati. Jangan sampai, karena terlalu sibuk memikirkan strategi bisnis, Anda tidak menyadari ternyata ada ‘tikus’ dari dalam yang merugikan bisnis Anda. Untuk membongkar modus kecurangan yang biasa dilakukan karyawan untuk mengambil keuntungan pribadi. Makanabis akan mengulik 7 modus kecurangan karyawan restoran. Langkah solutif apa yang bisa Anda lakukan untuk mencegah terjadinya fraud?

Mencuri Uang atau Stok Bahan Baku

Kecurangan yang paling umum yang dilakukan oleh karyawan adalah mencuri uang hasil penjualan atau stok bahan baku. Tentu saja mereka yang bisa melakukan ini adalah karyawan yang berurusan secara langsung dengan uang dan bahan baku. Antara lain: kasir yang bertugas menerima pembayaran atau  tim marketing yang memiliki keleluasaan bertransaksi dengan klien.

Sedangkan mereka yang berurusan dengan bahan baku diantaranya adalah stokis, kepala gudang, hingga chef. Selain mereka yang berhubungan langsung, bisa saja ada oknum karyawan lainnya.

 Menaikkan Harga Makanan

Longgarnya pengawasan pemilik atau mungkin bisnis yang sudah berkembang dengan banyak cabang, rawan terkena masalah ini. Kecurangan ini lebih mungkin dilakukan karyawan yang memiliki kesempatan bertransaksi secara langsung dengan pelanggan. Dengan menaikkan harga, oknum karyawan curang ini bisa mendapat keuntungan pribadi yang berlipat-lipat. Tentu hal ini akan merugikan Anda sebagai pemilik restoran. Karena restoran Anda bakal kondang sebagai restoran mahal di mata konsumen. Padahal di bisnis kuliner, kompetisi harga sangat sensitive, mahal sedikit, pelanggan akan enggan kembali.

Tidak Mencetak Struk

Kasir curang yang berniat mengambil keuntungan pribadi akan dengan sengaja tidak menyerahkan nota pembayaran kepada pembeli. Biasanya hal ini sengaja dilakukan agar pelanggan restoran Anda tidak tahu berapa tagihan yang harus mereka bayarkan. Alasan yang paling umum adalah dengan mengatakan printer sedang rusak atau alasan-alasan klise lainnya.  Padahal, oknum kasir sengaja berbohong agar total harga sebenarnya tidak diketahui oleh pelanggan restoran Anda.

Uang Kembalian

Masalah keempat yang sering terjadi adalah tidak menyerahkan uang kembalian. Padahal jika dikalikan, sekecil apapun uang kembalian, maka jumlahnya akan sangat besar.  Hal sepele, tapi jika dilakukan dapat merugikan owner.

Penyalahgunaan Data

Mendapat keleluasaan akses data member, pelaku fraud bisa menyalahgunakan data tersebut untuk mengambil keuntungan pribadi. Bisa saja jika pelanggan tidak punya kartu member, kasir akan memasukkan ID member yang ia siapkan. Sehingga laporan transaksi yang terekam di mesin kasir menunjukkan harga yang lebih murah karena mendapatkan potongan harga normal.

Namun saat transaksi kasir akan menyebutkan total harga normal pada pelanggan. Dengan selisih harga, kasir akan mendapatkan keuntungan dari potongan member. Mungkin jumlah uang yang dikutip tidak seberapa, tapi jika sering dilakukan, maka jumlah akan besar juga.

Selewengkan Program Promo

Ini yang sering terjadi di resto-resto baru. Bentuk kecurangan karyawan restoran dengan menyalahgunakan program promo. Saat berlangsung program promo, potongan harga, bonus makanan, dan yang lainnya, modus karyawan curang tidak memberitahu program promo tersebut kepada pelanggan. Sebaliknya pelanggan dilaporkan mendapatkan promo dan selisih keuntungan masuk ke kantong pribadi.

Siasati Laporan

Kecurangan semacam ini sangat mungkin terjadi pada bisnis yang masih memakai pelaporan manual. Modusnya karyawan curang akan mengakali laporan keuangan dengan menambahkan banyak pengeluaran dan mengurangi jumlah pemasukan, agar total yang sebenarnya bisa diambil keuntungan pribadi.

Tangkal Fraud dengan MeeberPOS

Dari 7 modus kecurangan karyawan di atas, semuanya mengarah pada kecurangan atau fraud. Jangan biarkan bisnis hancur karena kecurangan-kurangan, pelaku bisnis perlu melengkapi restoran Anda dengan alat kasir atau  POS (Point of Sales) modern yang bisa meminimalisir kecurangan.

Saat mempertimbangkan dan memilih software POS perlu mempertimbangkan fitur-fitur yang ditawarkan. Pastikan Anda memilih software restoran yang bisa cek stok bahan baku secara real time kapanpun dan dimanapunSehingga dapat mengurangi potensi pencurian stok bahan baku. Anda juga perlu memilih software POS yang bisa menyajikan laporan omzet secara otomatis setiap harinya, sehingga Anda tidak perlu susah payah hitung manual lagi. MeeberPOS dan MeeberLite adalah solusi cerdas untuk mengatasi masalah dan modus fraud. Penggunaan MeeberPOS dengan paduan MeeberLite dapat meminimalisir bahkan menghapuskan timbulnya permasalahan tersebut melalui solusi pemesanan secara digital oleh pelanggan.

 

Article Lainnya


Tips & Trick Memanggang Seafood

Tips & Trick Memanggang Seafood

Seafood adalah sebutan untuk makanan berupa hewan yang ditangkap dan diambil dari laut ataupun hasil...

Puding Ontbijtkoek Ala Kolonial

Puding Ontbijtkoek Ala Kolonial

Puding ontbijtkoek adalah puding berkaramel. Puding berkaramel sangat cocok jika disajikan tepat pes...

Menggugah Selera Makan dengan Appetizer

Menggugah Selera Makan dengan Appetizer

Kali ini makanabis akan mengulas tentang macam-macam appetizer. Jika kalian sering ke pesta, pasti t...

Dialog Nasional Ekonomi Kreatif: “5 Sektor Penentu Pertumbuhan Ekonomi Digital”

Dialog Nasional Ekonomi Kreatif: “5 Sektor Penentu Pertumbuhan Ekonomi Digital”

Kamar Dagang dan Industri Indonesia menyatakan, ekonomi kreatif bakal menjadi penopang utama ekonomi...

JELAJAH