Kembali ke Promo

Ngopa-Ngopi, Kenikmatan Robusta Temanggung Olahan Tradisional

29 Jun 2020 General umkm
Ngopa-Ngopi, Kenikmatan Robusta Temanggung Olahan  Tradisional
29 Jun/2020

Trend konsumsi kopi yang ramai belakangan ini menyuguhkan berbagai campuran dan kreasi dalam penyajiannya. Meski begitu, kopi asli yang diolah dengan cara tradisional justru memiliki penggemarnya sendiri.

 

Salah satu kopi olahan tradisional disajikan oleh Ngopa-Ngopi, sebuah brand kopi asal Temanggung, Jawa-Tengah. Menurut pemiliknya, Ngopa-Ngopi memang dibuat untuk melayani para penikmat kopi bercita rasa tradisional.

 

“Awalnya memang sudah banyak yang suka dengan kopi ini. Karena permintaan semakin banyak, kemudian saya kemas lebih bagus dan saya kasih merek Ngopa-Ngopi,” kata pemilik Ngopa-Ngopi, Anis Efizudin, kepada makanabis.

 

Anis lantas menceritakan awal mula Ngopa-Ngopi dibuat. Berawal dari silaturahmi sepasang suami istri teman SMA istrinya, sekitar 3 tahun lalu. Kebetulan, Saidi dan Uni, sepasang suami istri tersebut, memiliki usaha angkringan di Kota Mungkid, ibukota Kabupaten Magelang.

 

“Saat itu Saidi tanya apakah ada kopi enak di Temanggung. Kebetulan tetangga saya, Mak Ud, adalah seorang perajin kopi yang banyak digemari warga sekitar. Saidi mencobanya, dan ternyata cocok dengan rasanya,” kenang laki-laki yang tinggal di Desa Muntung, Candiroto, Temanggung, itu.

 

 

Udiyah atau Mak Ud, mengolah kopi robusta yang dipanen dari Gunung Payung, Candiroto, dengan cara tradisional. Biji-biji kopi robusta berkualitas tersebut disangrai di atas wajan tanah liat yang dipanaskan dengan bahan bakar kayu. 

 

Merasakan kenikmatan kopi olahan Mak Ud, Saidi memutuskan membeli satu kilo kopi untuk dijual di warung angkringannya. Selang beberapa hari dia mengabari Anis kalau banyak pelanggannya yang senang dengan kopinya.

 

“Sejak itu Saidi rutin membeli kopi olahan Mak Ud. Katanya, banyak pelanggannya ndak mau kopi lain setelah mencicipi kopinya Mak Ud,” lanjut Anis.

 

Anis sendiri mulai sering membeli kopi Mak Ud, untuk dikonsumsi sendiri dan suguhan tamu-tamunya. Kadang ia juga membawa kopi olahan Mak Ud sebagai oleh-oleh untuk teman atau saudara dan tamu-tamu yang datang ke rumahnya.

 

Teman, saudara, maupun tamu-tamu yang merasakan kopi Mak Ud ternyata memberi respon yang sama dengan pelanggan angkringan Saidi. Mereka menyebut kopi suguhan dan oleh-oleh dari Anis rasanya enak, khas, dan alami.

 

 

Dari pengalaman itu dan seiring banyaknya penggemar kopi, terutama kopi robusta Temanggung, Anis mulai tertarik ikut berjualan kopi olahan Mak Ud. Apalagi, beberapa teman juga memberikan masukan dan dorongan agar ia serius menekuni penjualan kopi ini. 

 

“Saya juga terdorong untuk membantu perajin kopi, memasarkan kopi olahan tradisional buatannya yang mempunyai rasa dan aroma khas namun terkendala pemasaran, sehingga nantinya mampu meningkatkan perekonomian perajin,” ungkap Anis.

 

Ia kemudian memilih nama Ngopa-Ngopi untuk brand dagangnya. Nama yang cukup sederhana, tetapi sangat akrab di telinga dan sering diucapkan oleh para pecinta kopi. 

 

 

“Ngopa-Ngopi itu artinya sering ngopi, selalu ngopi, bolak-balik ngopi. Jadi mempunyai kesan ringan, santai, dan humor,” jelas pria yang aktivitas sehari-harinya sebagai fotografer Kantor Berita Antara wilayah Kedu ini.

 

Anis mengemas kopinya dalam berbagai ukuran kemasan, mulai 100 gram hingga 1 kilogram dengan harga bervariasi. Dikemas dalam tampilan yang cukup menarik, Ngopa-Ngopi mulai ia promosikan melalui media sosial seperti whatsApp, facebook, dan beberapa lapak online.

 

Relasi dan pertemanan yang lumayan banyak juga ia manfaatkan untuk mempromosikan Ngopa-Ngopi. Saat ini kenikmatan rasa dan aroma khas Ngopa-Ngopi sudah dicecap oleh para penggemar kopi di berbagai kota seperti Jakarta, Semarang, Surabaya,Yogyakarta, dan kota-kota lain di Indonesia.

 

Nining, seorang penikmat kopi di Yogyakarta,  menyebut Ngopa-Ngopi memiliki rasa dan aroma yang harum, enak, dan alami. Menurut Nining, rasa dan aroma tersebut demikian khas, muncul dari cara pengolahannya yang tradisional.

 

 

“Iya bener, ini rasa khas kopi olahan tradisional. Harum, enak, dan alami. Jadi seperti balik ke masa lalu,” kata Nining saat dimintai pendapatnya oleh makanabis. 

 

Alamat :

Muntung 02/02, Muntung Candiroto, Temanggung 56257

WA : 08156870473

Promo Lainnya


Stik Keju Granny’s Recipe, Renyah dan Ngeju Banget

Stik Keju Granny’s Recipe, Renyah dan Ngeju Banget

Setiap lebaran atau perayaan keagamaan lain, stik keju (cheese stick) banyak dipilih untuk suguhan p...

Mie Kelor, Kedai Mie Ijo Sanmar

Mie Kelor, Kedai Mie Ijo Sanmar

Olahan mie sudah dikenal oleh masyarakat Indonesia sejak jaman dulu. Kuliner berbahan dasar ...

Mie Sehat, MieKeto

Mie Sehat, MieKeto

Mie adalah makanan favorit masyarakat Indonesia dan sudah menjadi makanan pokok kedua di Indon...

Depot Gang Djangkrik, Inovasi Layanan Selama Pandemi Covid19

Depot Gang Djangkrik, Inovasi Layanan Selama Pandemi Covid19

Depot Gang Djangkrik - Depot legenda Cwie Mie Malang yang hadir untuk menyemarakkan wisata k...

JELAJAH