2 Langkah Jitu Memilih Ikan Asin Alami dan Lezat

andrew   15 Agustus 2019 Tips n Trick

.

Ikan asin semenjak dahulu jadi andalan manusia bertahan hidup. Ikan asin memiliki nilai gizi dan rasa yang bermanfaat bagi kesehatan.  Bahkan jauh sebelum era   pendingin ruangan tercipta, garam diandalkan untuk mangawetkan makanan dan membantu manusia bertahan hidup.

Saat ini ikan asin menjadi lauk yang akrab bagi orang Indonesia. Tak hanya dibawa untuk bepergian jauh, ikan asin juga jadi pelengkap untuk makan bersama sayur dan lauk pauk lain di meja makan. Berapa kuliner Nusantara menyertakan ikan asin sebagai lauk pelengkapnya. Sebut saja sayur asam, lodeh hingga nasi goreng. Semua cocok dipadukan dengan ikan asin.


.

Masalahnya, saat ini banyak oknum pedagang, nelayan, dan pengerajin pengolah ikan berlaku curang. Demi menangguk untung berlimpah, mereka rela melakukan perbuatan tercela. Banyak dari oknum tersebut, menggolah ikan yang akan dijadikan ikan asin dengan zat kimia berbahaya. Banyakan saja, oknum curang itu bahkan tega mencampurkan formalin, zat pengawet mayat, pada olahan ikan asin mereka.

Memang, dengan memakai formalin, ikan asin akan mampu bertahan hingga bertahun-tahun. Namun zat ini jika masuk kedalam tubuh lewat makanan, akan menimbulkan penyakit kronis. Nah, agar tidak tertipu, simak tips trik makanabis dalam memilih ikan asin alami dan lezat berikut ini.


.

Untuk memilih ikan asin, ada cara tersendiri agar tetap mendapat rasa dan kondisi yang paling baik. Ikan asin yang bagus itu selain terasa asinnya, ada wangi khas ikan. 

Ada dua cara yang umum untuk membuat ikan asin. Pertama ikan segar langsung diasinkan dengan garam kemudian dijemur. Kedua ikan difermentasi terlebih dahulu dengan cara direndam air garam. Sampai ikan tampak mau membusuk, baru dijemur.

Ikan asin dengan pengolahan   difermentasi terlebih dahulu ini yang memiliki wangi lebih harum. Namun prosesnya memang terbilang lebih panjang. Karena lebih rumit, ikan asin jenis ini sangat jarang dijumpai di pasaran. Jika dicium dan ikan asin memiliki wangi yang menggoda selera, juga jadi tanda bahwa ikan asin diolah dengan baik tanpa tambahan bahan kimia berbahaya. 


.

Dan jangan lupa,   ikan asin yang baik teksturnya juga padat. Tidak mudah hancur ketika ditekan dengan jari. Ini adalah tanda ikan asin melewati proses pengawetan yang sempurna.

Terakhir, jangan lupa untuk mengamati lokasi pembelian ikan asin. Wajar jika ada sedikit lalat pada lapak ikan asin. Yang Anda perlu waspadai  Jika sama sekali tak ada lalat yang mengerubuti ikan yang dijajakan tersebut. Kondisi ini patut diduga dan dipertanyakan, ada  zat berbahaya yang digunakan untuk mengawetkan ikan asin. Paskalis Andrew


Artikel Terkait