9 Jajanan Tradisional Berbahan Dasar Beras Ketan

putri   19 Agustus 2019 Selera Nusantara

Foto:istw

Tim makanabis kali ini akan membahas mengenai jajanan tradisional Indonesia yang berbahan dasar beras ketan. Kamu tahu beras ketan? Beras ketan adalah salah satu varian atau jenis beras, selain beras merah atau beras putih.

Warnanya lebih putih dibandingkan beras putih, dan juga tidak transparan. Ukurannya pun lebih besar, dengan tektur yang cenderung keras. Jika dimasak, teksturnya akan menjadi lengket. Biasanya, beras ketan ini dijadikan sebagai bahan untuk membuat jajanan. Kira-kira, apa saja ya jajanan tradisional Indonesia yang berbahan dasar beras ketan?


foto:cookpad.

Ketan Susu

Jika biasanya beras ketan dicampur dengan santan, maka kali ini berbeda. Beras ketan yang telah matang, akan diberi susu kental manis serta kelapa parut. Dari bahan bakunya saja sudah dipastikan jika rasanya manis dan juga legit. Selain kelapa parut, biasanya diberi topping berupa keju atau meises cokelat. Bahkan ada yang pakai topping oreo, lho.


foto:senng

Lemper

Kamu tahu jajanan lemper, kan? Jajanan tradisioanl berbalut daun pisang ini terbuat dari beras ketan. Beras ketan tersebut akan dimasak dengan santan hingga pulen. Selanjutnya, ketan akan diberikan isian berupa suwiran daging ayam ataupun abon sapi. Langkah terakhirnya adalah membungkus lemper dengan daun pisang. Jajanan favorit banyak generasi, nih!


foto:fimela.

Lupis Ketan

Berbentuk segita dan tentunya terbuat dari beras ketan. Jajanan ini dibungkus dengan daun pisang yang kemudian dikukus. Bagian atasnya diberikan gula merah cair dan juga taburan kelapa parut. Warna dari lupis sendiri bisa hijau atau kuning pucat. Ketika digigit, akan terasa kenyal. Rasa dari lupis sendiri terasa manis, karena gula cairnya. Enak!


foto:siarandepok

Wajik ketan

Jajanan ini memiliki tampilan berwarna kecokelatan dengan berbentuk jajar genjang atau belah ketupat. Cara membuat jajanan ini adalah dengan mengukur ketan yang dicampur dengan santan, daun pandan, serta gula merah. Rasanya tentu saja manis. Kamu bisa menemukan jajanan ini dengan mudah di pasar.


foto:tempo

Tape Ketan

Jajanan tradisional ini melewati proses fermentasi. Beras ketan dikukus, lalu ditambahkan dengan ragi. Kemudian dibungkus dengan daun jambu dan dibiarkan saja hingga 2-4 hari kedepan. Ada yang berwarna hijau, ada juga yang berwarna hitam. Kamu bisa menemukannya dengan muda di pasar tradisional.



Rengginang

Dari penampilannya saja, mungkin sudah ketahuan. Beras ketan dikukus dan dimasak dengan bumbu-bumbu tertentu. Kemudian ketan tersebut dicetak dan dijemur di bawah matahari hingga mengering. Ketan yang telah mengering tersebut bisa kamu goreng hingga mekar, dan jadilah rengginang. Rasanya gurih serta teksturnya yang crispy, bikin siapapun menyukainya. Siapa yang suka ketipu dengan kaleng biscuit berisi rengginang? Hihihi


Semar Mendem

Tenang aja. Jajanan ini enggak akan bikin kamu mendem, kok. Terlihat seperti lemper, namun berbeda di bagian ‘pembungkusnya’. Jika lemper dibungkus dengan daun pisang, maka semar mendem dibungkus menggunakan telur dadar. Isiannya berupa ayam suwir berbumbu. 


foto:visitmalang

Jadah

Ini adalah jajanan khas Boyolali . Ketan dicampurkan dengan kelapa parut serta bumbu khas lainnya. Setelah itu ketan dicetak menjadi bentuk kotak, dan dibakar di atas tungku arang. Ketan tersebut kemudian di bakar hingga muncul kehitaman alias gosong di beberapa bagiannya. Penyajiannya adalah dengan menaburinya menggunakan kelapa parut. 


foto:cookpad

Bubur Ketan

Bubur ketan dibuat dengan mencampurkan beras ketan, gula dan juga garam. Jajanan bubur ketan ini disajikan dengan siraman santan. Santan ini bertujuan untuk mengurangi kelengketan dari ketan. Ketika dimakan, rasanya manis dan legit.

Dari 9 jenis jajanan berbahan dasar beras ketan di atas, mana yang jadi favorit kamu?


Artikel Terkait