Berdasarkan Kandungan Proteinnya, Ini Beragam Jenis Tepung Terigu

putri   19 Agustus 2019 Ragam

.

Sumber gambar: https://happilyunprocessed.com/the-basics/flour-facts/

Dibandingkan dengan tepung lainnya, tepung terigu adalah salah satu jenis tepung yang mungkin sangat familiar bagi banyak orang. Kalau mau bikin kue, selalu ingatnya tepung terigu. Tepung yang berbahan dasar gandum murni ini, memiliki kandungan protein. Kandungan protein yang disebut dengan gluten ini, adalah protein yang tidak larut dalam air, bersifat kenyal dan juga elastis. Berdasarkan kandungan proteinnya, tepung terigu ini dibagi menjadi beberapa macam:


.

1. Plain flour

Sumber gambar: https://www.goodfood.com.au/recipes/how-to/how-to-choose-the-right-flour-for-the-right-baking-recipe-20180320-h0xq38

Tepung jenis ini yang sering digunakan untuk membuat gorengan. Bagian luar dari gorengan akan terasa renyah, sedangkan bagian dalamnya tetap lembut. Biasa digunakan juga sebagai bahan dasar pembuatan mie basah.


.

2. Self raising flour

Sumber gambar: https://www.thespruceeats.com/how-to-make-self-rising-flour-4172320

Dalam membuat adonan kue, biasanya perlu ditambahkan baking powder ataupun baking soda. Nah, self raising flour ini merupakan tepung terigu yang didalamnya sudah terdapat baking powder dan baking sodanya. Kamu bisa langsung memakainya tanpa perlu menambahkan baking powder atau baking soda lagi. Tepung jenis ini cocok digunakan untuk membuat kue dengan tekstur halus dengan volume besar, seperti kue muffin. Kue bisa dicegah supaya tidak collapse atau mengalami kondisi ‘penurunan’ dengan tepung ini. Kelemahannya adalah pengembang ini hanya efektif untuk pemakaian jangka waktu 3 bulan.


.

3. Low Protein Flour

Sumber gambar: https://shop.mybluprint.com/baking/article/use-pastry-flour/

Bisa disebut juga dengan pastry flour. Tepung terigu jenis ini memiliki kandungan protein atau gluten yang rendah. Kandungannya hanya 8% - 10% dari seluruh komposisi tepung. Tepung ini menyerap sedikit air dan juga gula. Kue yang dibuat dengan tepung ini akan menciptakan tekstur yang renyah, sehingga cocok digunakan untuk membuat kue kering atau pastry.


.

4. Whole Wheat Flour

Sumber gambar: http://www.perteghella.it/en/news/flour-wheat-00-0-1-2-wholemeal-difference

Whole Wheat Flour atau biasa disebut whole meal flour, adalah jenis tepung terigu yang mengandung banyak serat. Hal ini lantaran biji gandum yang digunakan tidak dilepas dari kulit arinya, sehingga biji gandum tersebut utuh saat proses penggilingannya. Biji gandum utuh memiliki banyak serat, terlebih pada bagian kulit arinya. Alhasil, warna dari tepung ini berwarna gelap yaitu berwarna cokelat. Teksturnya pun lebih kasar dari tepung terigu pada umumnya. Tepung whole wheat flour ini cocok untuk mereka yang sedang berdiet. Roti gandum yang kamu konsumsi, terbuat dari tepung ini.


.

5. Rye Flour

Sumber gambar: https://shop.honeyville.com/dark-rye-flour-50lb.html

Bukan salahmu jika kamu enggak familiar dengan tepung jenis ini. Rye flour atau biasa disebut dengan tepung gandum hitam ini memang enggak banyak di jual di Indonesia. Tepung ini sering dikombinasikan dengan tepung terigu untuk roti. Mungkin kalau kamu pergi ke toko perlengkapan bakery, bisa menemukan tepung yang berbahan dasar tepung gandum hitam ini. Rye flour adalah tepung khusus yang digunakan untuk membuat Pumpernickel, yang merupakan roti khas german. Roti lainnya yang dibuat dengan tepung ini seperti bagel crumb atau Germany ginger bread.


.

6. Tepung enriched

Sumber gambar: https://sugarandsparrow.com/homemade-cake-flour-recipe/

Bisa dibilang, ini adalah tepung terigu dengan harga yang cukup mahal. Tepung terigu enriched ini sudah ditambahkan vitamin B kompleks, vitamin D, kalsium serta mineral di dalamnya. Tujuannya adalah untuk memperbaiki kandungan gizi yang hilang pada saat pengolahan gandum. Alhasil makanan yang dibuat akan tetap kaya akan mineral serta vitamin. Sangat cocok untuk membuat kue bolu atau kue kering.

Bahkan tepung terigu itu masih banyak macamnya, ya? Penggunaan jenis tepung ini juga disesuaikan dengan kebutuhanmu. Mau membuat roti jadi mengembang, crispy, atau mungkin sehat? Pilihlah yang sesuai dengan fungsinya, supaya hasil akhirnya jadi maksimal! (putri aisya pahlawani)


Artikel Terkait