Beras Putih Vs Beras Merah, Sehat Mana?

putri   17 Agustus 2019 Khasiat

.

Beras memiliki banyak variasi. Selain beras putih, ada juga beras merah. Beras merah memiliki tampilan berwarna merah. Sebenarnya beras merah ini merupakan beras yang belum melewati proses penggilingan dan pengelupasan kulit dengan sempurna. Lapisannya masih menutupi biji beras. Akan tetapi, lapisan biji inilah yang justru mengandung serat yang dibutuhkan oleh tubuh.

Berbeda dengan beras putih yang bersih dari kulit luar, sehingga hanya tinggal bijinya saja. Teksturnya lebih padat dan rasanya lebih hambar, dari beras putih. Itulah sebabnya tidak semua orang menyukai beras ini. Padahal, manfaatnya sangat banyak bagi tubuh. Bahkan jauh lebih sehat dari beras putih!


.

Melancarkan Pencernaan

Telah dijelaskan sebelumnya bahwa beras merah adalah biji beras yang masih terbungkus lapisan kulit. Lapisan kulit beras ini kaya akan serat. Kamu pasti tahu kan, jika serat adalah kandungan yang sangat dibutuhkan oleh pencernaan kita? Kekurangan serat, bisa membuat pencernaan jadi enggak lancar dan membuat sembelit. Beras merah juga merupakna sumber karbohidrat kompleks. Jika dibandingkan dengan beras putih, beras putih hanya mengandung karbohidrat sederhana dan tidak mengandung serat. 


.

Kenyang Lebih Lama


Karbohidrat kompleks yang terkandung pada beras merah, akan membuat tubuh melakukan proses pencernaan secara lebih lama. Hal ini membuat mereka yang mengonsumsinya akan merasa kenyang, sehingga menurunkan keinginan untuk ngemil ataupun makan. Itu sebabnya, mereka yang sedang berdiet akan bersahabat dengan beras merah. Makan dengan porsi sedikit, sudah bisa bikin kenyang. 


.

Indeks Glikemik yang Rendah

Indeks glikemik atau glycemic index adalah angka yang menunjukkan peningkatan kadar gula dalam darah, setelah kita mengonsumsi suatu makanan. Jika makanan tersebut memiliki Indeks glikemik yang besar, maka bisa dipastikan akan ada peningkatan kadar gula darah yang tinggi pula setelah menyantapnya. Jika dibiarkan, bisa menyebabkan diabetes. Beras putih yang sering kita konsumsi, ternyata mengandung indeks glikemik yang lebih tinggi daripada beras merah. Ini adalah alasan lain mengapa orang yang sedang diet akan memilih beras merah, ketimbang beras putih. Orang yang menderita diabetes pun disarankan untuk mengganti berasnya dengan beras merah, lho.

.

Tulang dan Gigi

Enggak hanya bisa diperoleh dari susu, kalsium juga bisa kamu dapatkan dari beras merah. Kalsium adalah salah satu kandungan gizi yang dibutuhkan untuk membuat tulang jadi lebih kuat, sehat dan mencegah osteoporosis. Selain itu beras merah juga mengandung magnesium, yang mencegah migrain, dan juga insomnia.



.

Mengurangi Stres

Sedang badmood? Butuh bantuan cokelat, namun takut gemuk? Konsumsilah beras merah sebagai gantinya. Beras merah mengandung vitamin B yang mampu menjaga kesehatan otak serta sistem syaraf. Jika kebutuhan vitamin B telah terpenuhi, maka bagian otak yang mengatur emosi akan lebih rileks. Kandungan glutamin, gliserin serta asam gamma-aminobutyric pada beras merah mampu meningkatkan produksi serotonin di otak. Serotonin ini pada akhirnya akan dapat mengurangi kekhawatiran atau kecemasan. Kamu jadi bebas stres, mood membaik!


.

Detoksifikasi Tubuh

Di dalam tubuh kita berisi banyak racun yang berasal dari kuman atau polusi yang ada di sekitar kita. JIka tidak dikeluarkan, maka akan menjadi sarang penyakit. Beras merah adalah salah satu sarana detoksifikasi yang bisa kamu coba. Racun akan keluar bersama dengan urin dan juga feses. Tubuh jadi lebih segar dan sehat!

Buat kamu yang ingin menjalani pola hidup lebih sehat, mungkin bisa dimulai dengan mengganti beras yang kamu konsumsi. Meski harganya lebih mahal dibandingkan beras putih, tapi manfaatnya enggak akan bikin rugi!  (putri aisya pahlawani)


Artikel Terkait