Bawang Putih, Mentah Lebih Berkhasiat

putri   14 Agustus 2019 Khasiat

.

Sumber gambar: https://naturalon.com/7-health-reasons-eat-clove-fresh-garlic-everyday-video/

Siapa bilang bawang putih itu hanya bisa digunakan untuk bumbu dapur, dan dimakan dalam keadaan matang? Memang, ketika telah matang, bawang putih menjadi gurih dan enak ketika dikonsumsi. Akan tetapi, bawang putih yang masih mentah justru punya banyak manfaat bagi tubuh kita. Makanabis mengajak kamu untuk  intip manfaatnya, yuk!


.

Kesehatan Gigi dan Mulut

 

Khawatir akan kesehatan mulut dan juga gigi? Cobalah untuk mengonsumsi bawang putih. Bawang putih mampu menghindarkanmu dari bakteri plak gigi yang bisa membuat gigi rusak. Yup, hal ini dikarenakan bawang putih memiliki kandungan antibakteri.

Bahkan bawang putih mampu mengatasi bakteri yang resisten terhadap obat, lho. Caranya adalah dengan mengonsumsi bawang putih yang dilakukan bersama dengan antibiotik. Minusnya sih, mulut menjadi bau bawang yang menyengat. Ini bisa diatasi dengan berkumur dengan air putih untuk mengurangi baunya.


Mencegah Kanker

Kanker adalah salah satu penyakit yang belum dapat diketahui penyebab yang pastinya. Beragam cara ditempuh agar supaya kita dapat terhindar dari penyakit ini. Salah satunya adalah rutin mengonsumsi bawang putih. Senyawa sulfur bioaktifnya yang terdapat dalam bawang, dipercaya mampu memberikan efek pada setiap pembentukan kanker dan banyak proses biologis yang mengubah risiko kanker.

Kanker yang dapat dicegah adalah seperti kanker lambung, usus besar, kerongkongan, pankreas, dan payudara. Sifat antibakterinya juga mampu memblokir pembentukan zat penyebab kanker, menghentikan aktivasi zat penyebab kanker, meningkatkan perbaikan DNA, mengurangi proliferasi sel, dan menginduksi kematian sel kanker. Keren banget, kan?


.

Diabetes

Bawang putih sangat disarankan untuk mereka yang memiliki penyakit diabetes. Bawang putih dapat membantu mengatur kadar gula darah, mengurangi efek komplikasi diabetes serta melawan infeksi. Selain itu, bawang putih mampu menurunkan kolesterol yang merupakan penyebab penyakit ini. Jumlah kolesterol total dan LDL (kolesterol jahat) dalam darah yang mampu diturunkan adalah sekitar 10-15% kadar kolesterol total pada mereka yang memiliki tingkat kolesterol tinggi. 


Cegah Pikun

Buat kamu yang enggak ingin pikun ketika di masa senja, kamu bisa mulai mengonsumsi bawang putih. Bawang putih ini mampu menjaga fungsi kognitif pada lansia. Hal ini karena bawang putih memiliki kandungan berupa senyawa alami yaitu allyl sulfide, yang mampu meningkatkan kesehatan kognitif orang tua. Demensia ataupun Alzheimer juga dapat dipicu oleh stres oksidatif, yaitu penyebabnya adalah terpapar radikal bebas. Nah, bawang putih ini juga  memiliki kandungan antioksidan, yang dapat menangkal radikal bebas tersebut.


.

Mengatasi Pilek

Bawang  putih memiliki senyawa allicin yang mampu mengatasi beberapa penyakit, salah satunya adalah pilek. Senyawa allicin memiliki sifat antimikroba pada bawang putih. Akan tetapi, senyawa ini baru muncul ketika bawang putih terkena panas. Sebelum dimakan, bawang putih sebaiknya dihancurkan atau dipotong-potong dan dipanaskan dengan api kecil. Panaskan selama kurang lebih 10 menit. Selain batuk, bawang putih juga bisa mengatasi penyakit batuk. Ini adalah cara tradisional, sehingga jika tidak mempan, kamu perlu mengonsumsi obat. Jangan lupa juga untuk meminum banyak air putih dan istirahat.

Akan tetapi, beberapa orang tidak menyukai aroma tubuh mereka setelah mengonsumsi bawang putih. Hal ini dapat diatasi dengan menjaga kebersihan tubuh dan minum banyak air putih setelahnya. Bisa juga dengan membatasi konsumsi bawang putih, sehingga pengonsumsiannya tidak terlalu sering dalam jarak dan waktu yang berdekatan. (putri aisya pahlawani)


Artikel Terkait