Sejarah Pertarungan Minuman Berkarbonasi

andrew   19 Agustus 2019 Food Story

Siang yang panas akan membuat tubuh berkeringat yang menyebabkan tubuh kurang air dan membuat tubuh menjadi mengantuk. Kebanyakan orang akan membeli minuman yang dingin pada siang hari tak sedikit orang akan membeli minuman berkarbonasi. Minuman berkarbonasi atau biasa kita sebut soda, memang ampuh untuk menyegarkan tubuh pada siang hari. Namun dibalik kesegarannya itu tersimpan sejarah dan persaingan dagang dalam produsen soda.Bagaimana kisahnya? Simak ulasan makanabis berikut ini: 


Sejarah Minuman Karbonasi

 Sejarah minuman berkarbonasi atau lebih dikenal dengan sebutan minuman bersoda tersebut dimulai dari ditemukannya cara penggabungan karbondioksida atau CO2 dengan air yang bertujuan untuk terapi kesehatan di abad ke-16. Kemudian pada 1767, Joseph Priestley seorang ilmuwan dari Amerika Serikat menemukan bahwa CO2 yang ditambahkan dalam air bisa menyebabkan rasa asam dan menggunakannya untuk memberikan tambahan energi agar tetap sehat bagi para angkatan laut yang sedang berlayar. 


.

Soda untuk pertama kalinya diproduksi pada 1785. Di Philadelphia, Amerika Serikat. Kemudian pada 1886 ada seorang ahli farmasi asal Atlanta-Georgia, Amerika Serikat yang bernama John Smith Pemberton, ia menemukakan formula minuman yang di buat dari biji koka, biji kola, dan anggur. Yang sekarang kita kenal dengan nama Coca-Cola.

Koka sendiri termasuk kedalam jenis tanaman penghasil kokain. Namun Pemberton mengklaim bahwa bahan-bahan ini akan memperbaiki pencernaan, pernapasan, dan sistem saraf. Sehingga minum disajikan dalam bentuk tonik dan anggur ini diyakini bisa mencerdaskan. Namun setelah diteliti bahwa koka memiliki efek negatif narkotik dan membuat orang mulai menolak minuman ini. 


.

Persaingan Tiada Akhir

Karena marakanya protes dari masyarakat, akhirnya Pemberton mulai menghilangkan kandungan negative dari koka, namun tidak merubah rasanya, serta mengubah citra minuman buatannya menjadi minuman ringan yang tidak mengandung alkohol. Sehingga minuman bersoda terus berkembang sampai 1898, 

 Kemudian muncul pendatang baru pada minuman berkarbonasi yaitu Brad’s Drink yang memiliki formula baru pada minuman bersoda. Yang akhirnya dikenal dengan nama Pepsi-Cola, yang sampai saat ini menjadi saingan utama bagi Coca-Cola.  


Miunman bersoda tidak berusai sampai disitu Coca-Cola dan Pepsi-Cola masih harus bersaing lagi dengan competitor barunya. Yaitu, Royal Crown yang diciptakan oleh Claud A. Hatcher. Ia merupakan seorang yang ahli farmasi yang berasal dari Columbus-Georgia, Amerika Serikat. Minuman bersoda yang ia buat, ia beri nama Chero-Cola dan menjadi produsen terbesar ketiga di dunia. 

 Kini sudah banyak produsen minuman soda yang telah berdiri. Rasa dan variannya pun bermacam-macam. Yang membuat persaingan semakin panas. Seperti itu sejarah singkat perkembangan dari minuman bersoda. Paskalis Andrew


Artikel Terkait